SUI Gelar Turnamen Sepak Bola Mini

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Sampoerna Untuk Indonesia (SUI), program tanggungjawab sosial perusahaan di bawah payung PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna), bekerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation School Development Outreach (PSF SDO) menyelenggarakan acara kompetisi sepak bola mini untuk siswa SD.

SEPAK BOLA MINI: Suasana kompetisi sepak bola mini untuk siswa SD yang digelar oleh Sampoerna Untuk Indonesia (SUI). (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

SEPAK BOLA MINI: Suasana kompetisi sepak bola mini untuk siswa SD yang digelar oleh Sampoerna Untuk Indonesia (SUI). (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

Kegiatan diikuti 28 sekolah, yang  terdiri dari Lombok Timur sebanyak 24 SD dan Lombok Tengah sebanyak empat SD itu, berlangsung di lapangan Terara, Lombok Timur.

Setiap sekolah mengirimkan satu (1) regu sepak bola untuk mengikuti kompetisi ini. Kompetisi sepak bola ini merupakan bagian dari Festival Day yang digelar dari 19-24 November 2016 bertempat di beberapa lokasi; SDN 1 Montong Baan, SDN 2 Montong Baan—Kecamatan Sikur. SDN 2 Terara, lapangan Orde Baru Terara, dan lapangan Sikur.

Beragam lomba dilaksanakan; sepak bola mini, bola voli mini, kerajinan tangan, mading, penampilan egrang, teknik Pramuka, tari tradisional, tahfidz, tilawah, pencak silat, dll.

Menurut Lalu Kasman Jayadi, selaku panitia lokal mengatakan, program ini berusaha menumbuhkembangkan jiwa sportivitas dan kreativitas anak-anak. Dengan ragam kegiatan yang diselenggarakan, anak-anak belajar mengasah minat dan bakatnya. Sepak bola mini menjadi salah satu pilihan materi festival, karena kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memupuk kesenangan dalam berolahraga dan mengasah jiwa sportivitas.

Banyak anak-anak yang sudah piawai memainkan si bola bundar sedari dini, namun banyak yang tidak mendapatkan dukungan lewat fasilitas dan pelatihan. Ajang ini sangat tepat dalam membina potensi yang anak anak miliki.

Kompetisi sepak bola mini ini semua anak dibuat senang. Anak diberikan peluang unjuk pamer skill individu dan kerja tim sebagai hasil dari program ekstrakurikuler sepak bola di sekolahnya masing-masing. Para pelatih sudah ditekankan agar mampu memberi motivasi kepada tiap pemain agar tampil sebaik-baiknya dan belajar menerima kekalahan saat tim-nya kalah. Sebaliknya jika menang dalam pertandingan, anak mampu merasakan bahwa kemenangan adalah bonus dari kerja sama, kedisplinan dan rajin latihan. Dengan demikian dalam kompetisi ini semua tim hanya diminta bermain sebaik-baiknya dan tidak ditekan atau dipaksa untuk menjadi juara.

Lalu Kasman Jayadi menyampaikan, mengajarkan tentang sportivitas tidak bisa hanya dengan teori di dalam kelas. Dalam pertandingan sepak bola ini, ada banyak karakter anak yang bisa berkembang. Karakter kerjasama, menjadi anggota tim yang baik sampai menjaga kekompakan adalah karakter-karakter yang membuat siswa menuai keberhasilan dalam perjalanannya menuju kedewasaan.

Banyak nilai yang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari bagi siswa, saat yang sama diharapkan dalam kompetisi ini akan muncul talenta muda dalam dunia sepak bola. Mayoritas siswa, guru dan orang tua/wali murid pun turut antusias.

Kepala SDN 3 Setanggor, Serum yang merupakan salah satu sekolah peserta turnamen menyampaikan, pihak sekolah mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih segenap kontribusi dari Sampoerna Untuk Indonesia (SUI). ‘’Sekolah kami menjadi lebih hidup dan berkembang. Anak-anak semangat datang ke sekolah. Kami senang melihat mereka ceria-gembira dalam program yang dijalankan. Respon orangtua pun luar biasa terkait dengan program dijalankan sekolah,’’ katanya.

Sebagai rangkaian dari festival ini, Rabu besok (24/11), akan digelar puncak kegiatan festival yang akan diselenggarakan di lapangan Sikur, Lombok Timur. Secara umum, segenap sekolah peserta program berharap agar kegiatan positif yang diselenggarakan oleh Sampoerna Untuk Indonesia (SUI) ini terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang.(DIM)

Kirim Komentar

Leave a Reply