Selenggarakan Festival Seni, Olahraga, Budaya Untuk Bangun Semangat dan Kreativitas Anak Indonesia

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Sampoerna Untuk Indonesia (SUI) inisiatif tanggungjawab sosial perusahaan PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna), bekerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation School Development Outreach, kembali menggelar festival seni, olahraga, dan budaya untuk keempat kalinya di Lombok Timur dan Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

POSE: Wabup Lotim, H Haerul Warisin pose bersama direksi PT HM Sampoerna. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

POSE: Wabup Lotim, H Haerul Warisin (tiga dari kiri) pose bersama direksi PT HM Sampoerna. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

Festival ini merupakan rangkaian dari penutupan After School Program, sebuah program berkelanjutan yang mewadahi siswa-siswi di NTB untuk melakukan berbagai kegiatan positif dan kreatif selepas jam sekolah guna pengembangan prestasi akademik dan non-akademik.

Festival ini merupakan acara puncak, dimana ratusan siswa-siswi dari 28 Sekolah Dasar (SD) yang tergabung sebagai peserta program menampilkan berbagai karya seni dan budaya yang telah dikembangkan di setiap sekolah. Adapun 13 jenis kegiatan yang dilombakan yakni; teknik Pramuka, tari kreasi atau tradisional, tilawah atau qira’ah Alqur’an, tahfidz atau hafalan Alqur’an, pencak silat, qasidah atau rebana, sepak bola mini, bola voli mini, catur, egrang, kerajinan tangan, mading, dan drum band.

Tujuan akhir program ini adalah mengurangi jumlah anak yang turut bekerja di perkebunan tembakau bersama orangtuanya. ‘’Program ini merupakan salah satu wujud komitmen Sampoerna untuk Indonesia dalam mengembangkan potensi yang dimiliki siswa-siswi di Indonesia. Kami berharap melalui kegiatan ini, para praktisi pendidikan di daerah dapat tetap memelihara semangat dan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi para siswa ajarnya melalui berbagai upaya pengembangan proses pendidikan, khususnya melalui bidang seni, olahraga, dan budaya,’’ tutur Taruli Aritonang, selaku Manager Contribution & CSR Sampoerna.

Di tahun keempat, program ini tercatat telah memberikan dampak kepada 100 guru, 1.400 orangtua, 2.800 siswa dari 28 sekolah dasar se-Lombok Timur dan Lombok Tengah. ASP juga melibatkan sekitar 140 orang dari komunitas sekolah yang berkontribusi membantu sekolah dalam melatih siswa-siswi di berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dijalankan.

After School Program mendapat dukungan banyak pihak yang turut berkontribusi dalam penyelenggaraan program yang digelar sejak bulan Mei-November 2016, yaitu perwakilan pemerintah daerah setempat, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, para guru dan perwakilan sekolah, siswa-siswi peserta program, rekan-rekan media, perwakilan Sampoerna sebagai inisiator program dan PSF School Development Outreach sebagai fasilitator program ini.

Gusman Yahya, Head PSF School Development Outreach mengungkapkan, program ini untuk menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan calon-calon pemimpin masa depan Indonesia yang berkualitas, tidak hanya dari sisi akademik, namun juga dari sisi karakter dan budaya yang kuat.

Pihaknya berharap program yang dilaksanakan dapat menginspirasi lebih banyak lagi perusahaan, pemerintahan dan asosiasi lainnya untuk turut menunjukkan perhatiannya kepada sektor pendidikan Indonesia.

Sampoerna Untuk Indonesia (SUI) menyadari bahwa program pendidikan yang diberikan pada tingkat Sekolah Dasar, baik berupa pendidikan pokok di sekolah maupun ekstrakurikuler, diyakini mampu mendukung pengembangan diri dan karakter anak di masa depan. Hal itulah yang mendasari penyelenggaraan program berkelanjutan After School Program sejak tahun 2012 lalu.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler selepas jam sekolah ini, siswa-siswi dapat mengembangkan kapasitas diri secara seimbang, khususnya dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan, pembentukan moral, nilai religi, serta keterampilan kecakapan hidup lainnya.(DIM)

Kirim Komentar

Leave a Reply