Wabup Lotim Resmi Buka Bupati Cup

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Wakil Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin resmi membuka kejuaraan sepak bola piala Bupati Cup, di lapangan umum Sikur, Jumat (25/11).

TENDANG BOLA: Wakil Bupati Lotim, H Haerul Warisin yang juga Ketua KONI Lotim melakukan tendatangan pertama sabagai tanda dimulainya pertandingan kejuaraan sepak bola memperebutkan piala Bupati Cup. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

TENDANG BOLA: Wakil Bupati Lotim, H Haerul Warisin yang juga Ketua KONI Lotim melakukan tendatangan pertama sabagai tanda dimulainya pertandingan kejuaraan sepak bola memperebutkan piala Bupati Cup. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

Pelaksanaan kejuaraan yang diikuti oleh semua utusan kabupaten/kota se-NTB itu, berlangsung dari tanggal 24 Nopember – 4 Desember 2016 mendatang.

Kejuaraan Bupati Cup khusus cabang sepak bola ini, dibuka dengan ditandai tendangan bola pertama oleh Wabup Lotim, H Haerul Warisin dan didampingi Dandim 1615 Lotim, Letkol Inf H Mustofa, para pejabat Polres Lotim dan pengurus Cabang Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Lotim.

Wabup Lotim yang juga Ketua KONI Lotim, H Haerul Warisin dalam sambutannya mengatakan, kejuaraan sepak bola yang memperebutkan piala bupati cup ini, diselenggarakan tidak lain untuk mencari bibit-bibit pemain sepak bola guna dilakukan pembinaan.

Karena pihaknya tidak menampik bila di Lotim banyak bibit-bibit pemain yang memiliki kemampuan yang layak untuk diperhitungkan. Sehingga, hal ini menjadi tugas bersama untuk memberikan perhatian yang lebih agar bisa mengukir prestasi bagi Lotim dalam kejuaraan bergengsi, baik tingkat local, regional maupun nasional.

‘’Untuk mencari atlet yang berprestasi, maka tentunya kita mulai sejak dini melakukan seleksi, untuk kemudian kita berikan tempaan yang kuat agar bisa mengharumkan nama baik daerah,’’ kata Haerul Warisin.

Haerul Warisin menjelaskan, peserta dalam kejuaraan ini tidak saja berasal dari Lotim, tapi kabupaten lainnya untuk saling beradu memberikan permainan terbaiknya. Namun yang lebih penting adalah bagaimana menjunjung tinggi semangat sportivitas dan tali silaturrahmi diantara sesama atlet sepak bola.

‘’Menang kalah itu adalah hal yang biasa dalam sebuah pertandingan, tapi bagiamana kita menciptakan semangat persaudaraan diantara para pemain dengan bertanding secara sportive,’’ ungkapnya.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply