Polisi Ciduk Pelaku Curat di Bawah Umur

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Aksi tindak kejahatan tidak hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa maupun orang yang lebih tua, tapi aksi tersebut bisa saja dilakukan oleh anak-anak yang masih di bawah umur.

BB: Inilah barang bukti (BB) yang berhasil diamankan anggota Polres Lombok Tengah. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

BB: Inilah barang bukti (BB) yang berhasil diamankan anggota Polres Lombok Tengah. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Seperti halnya pada Minggu (27/11), sekitar pukul 03.30 Wita, anggota Satreskrim Polres Lombok Tengah berhasil menciduk sejumlah kawanan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang masih di bawah umur.

Kawanan pelaku yang ditangkap lantaran mereka diduga terlibat kasus curat di SMKN 2 Praya Tengah itu, diantarnaya; inisial SKT, RH, YI, DS, RI, TJ, dan EG.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Nurodin melalui Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Arjuna Wijaya membenarkan adanya penangkapan sejumlah kawanan pelaku curat yang masih di bawah umur. Mereka diciduk lantaran diduga telah melakukan pencurian di SMK 2 Praya Tengah Loteng.

Dari tujuh kawanan pelaku curat itu, pihaknya hanya menahan dua orang pelaku. Sedangkan lima orang pelaku lainnya tidak ditahan karena mereka masih sebagai saksi.

Selain itu, pihaknya juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB) berupa 11 unit laptop, kunci palsu, obeng, kunci T, ketapel, pisau, cutter dan satu unit HP.

‘’Pelaku yang ditahan itu yakni inisial SKT dan RH. Sedangkan lima orang rekannya hanya sebagai saksi,’’ kata Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Arjuna Wijaya kepada wartawan di kantornya, Senin (28/11).

AKP Arjuna Wijaya menjelaskan kronologis kejadiannya. Aksi pencurian itu berawal pada Sabtu malam (26/11), sekitar pukul 23.00 Wita, di SMKN 2 Praya Tengah, sedang dilakukan kegiatan Pramuka di sekolah.

Tiba-tiba pelapor yang merupakan guru di sekolah itu, diberitahu oleh warga Perumnas bahwa ada yang masuk ke sekolah tepatnya di ruang laboraturium computer. Setelah dicek, betul juga ditemukan pintu ruang laboraturium computer sudah terbuka dan laptop yang ada di dalam kelas sudah raib.

Atas kejadian itu, salah seorang guru sekolah setempat melaporkan kejadian itu kepada pihak Polres Loteng. Pihak Polres Loteng pun langsung mencari dan berhasil menciduk pelaku. ‘’Saat ini, kita sedang memeriksa pelaku untuk pengembangan selanjutnya,’’ ungkapnya.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply