Tak Ada Pengamanan Khusus di Rumah Ortu Buni Yani

Kapolres Lotim, AKBP Wingky Adithyo Kusumo. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

Kapolres Lotim, AKBP Wingky Adithyo Kusumo. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Pihak Polres Lombok Timur bersama jajarannya tidak melakukan pengamanan khusus di rumah orangtua Buni Yani, di Dusun Peteluan, Desa Rensing, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur.  Melainkan hanya melakukan patroli saja melalui Polsek Sakra Barat yang memiliki wilayah.

‘’Kami tidak ada pengamanan khusus terhadap rumah orangtua Buni Yani,’’ kata Kapolres Lotim, AKBP Wingky Adithyo Kusumo kepada Lomboktoday.co.id, di kantornya, Senin (28/11).

Mantan Kapolres Lombok Barat ini mengatakan, walaupun Buni Yani berasal dari Lombok Timur, tapi tidak bertempat tinggal di Lotim melainkan di wilayah Depok, sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan dalam masalah ini.

Pihaknya telah mendapatkan informasi bila orangtua maupun relawan Buni Yani mengadakan zikir dan doa bersama. Dan itu bagi kapolres sah-sah saja sepanjang tidak menganggu.

‘’Kami juga telah memerintahkan kepada Kapolsek dan Bhabinkamtibmas untuk bersilaturrahmi dengan keluarga Buni Yani, termasuk juga para tokoh-tokoh yang ada di sekitar rumah orangtua Buni Yani,’’ ungkapnya.

Di tempat terpisah, Wakil Bupati Lotim, H Haerul Warisin mengatakan, Pemkab Lotim tidak mengambil sikap karena TKP-nya berada di Jakarta, sehingga hal ini diserahkan kepada aparat penegak hukum saja, agar situasi di Lotim tetap kondusif. ‘’Kita hanya bisa berdoa saja agar Buni Yani dan keluarganya bisa diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,’’ kata H Haerul Warisin.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply