Warga Korleko Tanam Pisang di Tengah Jalan

DITANAMI PISANG: Jalan provinsi jurusan Korleko- Pohgading yang berlubang, ditanami pisang oleh warga Korleko. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

DITANAMI PISANG: Jalan provinsi jurusan Korleko- Pohgading yang berlubang, ditanami pisang oleh warga Korleko. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Warga Korleko, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur, melakukan aksi taman pohon pisang di jalan rusak yang berada di ruas jalan provinsi jurusan Korleko-Pohgading. Hal ini dilakukan sebagai bentuk aksi protes terhadap pemerintah yang dinilai lambat memperbaiki jalan berlubang tersebut.

‘’Warga terpaksa menamam pohong pisang di jalan rusak dan berlubang itu, karena pemerintah kurang tanggap untuk segera memperbaikinya,’’ kata salah seorang warga Karleko, Muhammad kepada Lomboktoday.co.id, di Karleko, Selasa (29/11).

Hal senada disampaikan warga lainnya, Ahmad. Ia mengatakan, warga sudah tiga hari menanam pohon pisang di jalan yang rusak itu. Tapi, belum ada respon dari pemerintah daerah maupun provinsi. Bila diperhatikan, hampir setiap hari ada saja kendaraan dinas berplat merah yang melewati jalan yang di tanami pohon pisang itu. Namun, sepertinya belum ada perhatian dari pemegang kebijakan itu.

Padahal, bila tidak segera ditangani, dikhawatirkan sering terjadi kecelakaan yang menimpa warga yang menggunakan kendaraan roda dua. ‘’Selain jalan yang berlubang dan rusak itu yang harus segera diperbaiki, kami juga meminta agar jembatan Korleko di perlebar saja. Karena kondisi jembatan itu sekarang sangat sempit dan rentan terjadi kecelakaan,’’ ungkap Ahmad.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Lotim, Sateriadi hingga berita ini diturunkan belum bisa dihubungi untuk mengkonfirmasi mengenai masalah jalan provinsi yang ditanami pohon pisang tersebut.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply