Kawanan Pencuri Ternak Mulai Resahkan Masyarakat

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Aksi kawanan pencuri ternak nampaknya belakangan ini mulai meresahkan masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Lombok Tengah.

DIAMANKAN: Barang bukti (BB) berupa enam ekor ternak kerbau yang berhasil digagalkan dalam aksi pencurian itu, akhirnya diamankan di Mapolsek Praya Tengah untuk pengembangan penyelidikan lebih lanjut. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

DIAMANKAN: Barang bukti (BB) berupa enam ekor ternak kerbau yang berhasil digagalkan dalam aksi pencurian itu, akhirnya diamankan di Mapolsek Praya Tengah untuk pengembangan penyelidikan lebih lanjut. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Buktinya, anggota Polsek Praya Tengah berhasil menggagalkan aksi pencurian ternak kerbau yang terjadi di Desa Lajut, pada Jumat dini hari (02/12), sekitar pukul 01.00 Wita.

Pihak Polres Lombok Tengah kini sedang menyelidiki guna mengungkap kawanan pencuri ternak yang mulai meresahkan masyarakat itu.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Nurodin melalui Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Arjuna Wijaya yang dikonfirmasi membenarkan adanya tindak pidana pencurian ternak kerbau di Desa Lajut. Tapi, kasus pencurian itu berhasil digagalkan oleh anggota Polsek Praya Tengah.

‘’Barang bukti (BB) ternak kerbau sebanyak enam ekor itu sudah diamankan di Mapolsek Praya Tengah,’’ kata Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP Arjuna Wijaya kepada wartawan di kantornya, Jumat (02/12).

Arjuna Wijaya mengatakan, kejadian pencurian ternak kerbau yang menimpa korban Aq Awan (55 tahun), warga Desa Lajut itu, berawal ketika korban melihat kandang kerbaunya sudah rusak di samping Selatan kandang sekitar pukul 01.00 Wita, Jumat dini hari (02/12).

Kerbau miliknya sebanyak enam ekor sudah tidak ada di kandangnya. Sehingga korban langsung menelepon Bhabinkamtibmas untuk minta bantuan. Atas laporan itu, anggota Polsek Praya Tengah langsung berangkat menuju Gunung Tengak, Desa Gapura, untuk dilakukan penyanggongan.

Tepat pukul 04.30 Wita, tampak terlihat kerbau tersebut di dekat pertigaan jalan tanah di Gunung Tengak, Desa Gapura. Sedangkan pelakunya kabur meninggalkan ternak kerbau tersebut. Karena kerbau itu takut, akhirnya kerbau tersebut berlari kea rah Barelantan, Desa Gapura, dan berhasil diamankan oleh warga. ‘’Saat ini kita sedang menyelidiki untuk menangkap pelakunya,’’ ungkapnya.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply