DPO Pelaku Begal Turis Dihadiahi Peluru

DIHADIAHI PELURU: Daftar pencarian orang (DPO) pelaku begal turis, inisial JM (24 tahun) ini dihadiahi peluru oleh anggota Satreskrim Polres Loteng karena melawan anggota saat ditangkap. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

DIHADIAHI PELURU: Daftar pencarian orang (DPO) pelaku begal turis, inisial JM (24 tahun) ini dihadiahi peluru oleh anggota Satreskrim Polres Loteng karena melawan anggota saat ditangkap. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Anggota tim buru sergap (buser) Satuan Reskrim Polres Lombok Tengah akhirnya berhasil menangkap daftar pencarian orang (DPO) pelaku begal turis, inisial JM (24 tahun). Warga Dusun Lendang Lantan, Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Loteng itu ditangkap di wilayah Kuta pada Jumat malam (02/12), sekitar pukul 19.45 Wita.

Pelaku yang terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap wisatawan asing itu, bersembunyi hampir satu tahun dan terpaksa dihadiahi peluru lantaran melawan petugas saat ditangkap. Kini pelaku sudah diamankan di Mapolres Lombok Tengah untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Nurodin melalui Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Arjuna Wijaya yang dikonfirmasi membenarkan atas penangkapan DPO pelaku begal turis yang selama ini meresahkan masyarakat di Loteng oleh anggotanya.

Pelaku JM ditangkap karena diduga telah melakukan aksi curas terhadap orang asing bersama rekannya yang sudah ditangkap sebelumnya yakni inisial ZM, KR, MD, dan AG yang merupakan warga Desa Tumpak, Kecamatan Pujut.

‘’Pelaku terpaksa dihadiahi peluru. Karena berusaha melarikan diri dan melawan petugas pada saat ditangkap,’’ kata Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP Arjuna Wijaya kepada wartawan di kantornya, Sabtu (03/12).

Arjuna menjelaskan, pelaku ini terlibat kasus curas terhadap orang asing pada tanggal 8 dan 20 November 2015 lalu dengan TKP di jalan raya Uluan, dan tanggal 14 Desember 2015 lalu dengan TKP di jalan raya Are Guling.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply