Pos PT ESL Disegel Warga Sekaroh

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Kantor pos milik PT Echo Solution Lombok (ESL) yang berada di pertigaan Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, disegel puluhan warga Sekaroh, dengan cara menaruh duri di pos tersebut, pada Sabtu (03/12). Tak itu saja, warga juga berencana akan membakar pos milik PT ESL, tapi berhasil dilarang petugas.

DISEGEL: Kantor pos milik PT ESL disegel warga Sekaroh menggunakan duri. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

DISEGEL: Kantor pos milik PT ESL disegel warga Sekaroh menggunakan duri. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

Penyebab warga menyegel kantor milik PT ESL itu, akibat adanya pengerusakan head tractor milik Kodim 1615 Lotim yang dipinjamkan kepada Budi Kurniawan, warga Sekaroh. Warga itu juga diduga di setrum oleh konsultan PT ESL, Mr Rev, warga Austalia, dan hal itu sudah dilaporkan ke pihak Polsek Jerowaru.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Wingky Adithyo Kusumo melalui Kapolsek Jerowaru, IPTU Arif Budiman saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan mengenai kasus pengerusakan haed tractor itu. Warga yang diduga di setrum oleh konsultan PT ESL itu, pun sudah melapor ke pihaknya.

‘’Setelah kami menerima laporan, kami pun langsung turun ke lapangan untuk melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Konsultan PT ESL itu, rencananya pada Senin lusa (05/12) akan diperiksa,’’ kata Kapolsek Jerowaru, IPTU Arif Budiman kepada wartawan di kantornya, Sabtu (03/12).

Arif Budiman mengakui, memang benar terjadi pengerusakan head tractor itu. Hanya saja, belum diketahui siapa pelaku yang melakukan pengerusakan, karena korban maupun warga tidak melihat secara langsung. Sehingga ini yang  pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan beberapa orang saksi dan mengumpulkan bukti.

Sebab, pada saat terjadi pengerusakan head tractor itu, korban tidak berada di lokasi. Dan baru melihat head tractor itu sudah rusak setelah sekembalinya dari Polsek Jerowaru melaporkan prihal insiden dugaan setrum yang menimpa korban.

Selang beberapa waktu, datanglah puluhan warga yang bersimpati atas diri korban, dan menduga kalau yang melakukan pengerusakan adalah pihak dari PT ESL, cuma belum bisa dibuktikan. Tapi warga kemudian menyegel kantor pos PT ESL di Sekaroh sampai saat ini sebagai bentuk protes dan kemarahan warga.

‘’Sampai saat ini, kantor pos PT ESL masih disegel menggunakan duri. Untungnya situasi di lokasi masih kondusif, sehingga kami terus melakukan penyelidikan,’’ ungkap Arif Budiman.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply