Clean Up Rinjani Libatkan 750 Orang Pendaki

MATARAM, Lomboktoday.co.id Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) penyelenggaraan acara Clean Up Rinjani yang akan berlangsung dari 9-13 Desember 2016.

GUNUNG RINJANI: Inilah Gunung Rinjani dan Segara Anak. (Dok/Lomboktoday.co.id)

GUNUNG RINJANI: Inilah Gunung Rinjani dan Segara Anak. (Dok/Lomboktoday.co.id)

Rakor tersebut dihadiri oleh Korem 162/WB, TNI AL, TNI AU, Polda NTB, TNGR, Basarnas Mataram, Satpol PP Provinsi NTB dan dari unsur terkait lainnya.

Rapat koordinasi (Rakor) itu dipimpin oleh Agus Hidayatullah selaku Kepala Bidang Destinasi Disbudpar NTB, di aula kantor Disbudpar NTB, pada Kamis (08/12).

Acara Clean Up Rinjani ini dirangkaikan dengan kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun Nusa Tenggara Barat (HUT NTB) ke-58.

Sebagaimana diketahui, akhir-akhir ini banyak wisatawan asing maupun domestik yang mempersoalkan banyaknya sampah di sepanjang jalur pendakian ke Gunung Rinjani atau Segara Anak. Hal tersebut telah direspon oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB, HL Muh Faozal.

HL Muh Faozal mengatakan, acara Clean Up Rinjani ini akan diikuti sekitar 750 orang peserta. ‘’Acara Clean Up Rinjani (Bersih Gunung Rinjani) akan diikuti oleh lebih kurang 750 orang pendaki yang akan terbagi menjadi tiga tim. Dimana, tim pertama dan kedua akan naik dari Sembalun, Lombok Timur untuk membersihkan sampah sampai Segara Anak. Sedangkan tim tiga akan naik dari Senaru, Lombok Utara, juga untuk membersihkan sampah yang ada di sepanjang jalan menuju Segara Anak atau puncak,’’ ungkapnya.

HL Faozal menambahkan, kegiatan aksi bersih Gunung Rinjani ini merupakan program tetap yang dilaksanakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB, melalui Bidang Destinasi, bekerjasama dengan lembaga/isntansi terkait, termasuk komunitas dan pecinta alam NTB.

Aksi Clean Up Rinjani ini juga dihajatkan untuk memberikan pelajaran kepada masyarakat akan arti pentingnya kebersihan destinasi wisata. ‘’Aksi bersih sampah Gunung Rinjani ini selain untuk membersihkan sampah-sampah yang ada di sepanjang jalur pendakian Gunung Rinjani. Sekaligus dihajatkan untuk edukasi (pendidikan) bagi masyarakat, arti penting kebersihan sebuah destinasi wisata untuk tetap menarik minat kunjungan wisatawan,’’ ujarnya.(bul/ar/wan/ltd)

Kirim Komentar

Leave a Reply