Kantor Pos Terpadu Milik PT ESL Terbakar

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Kantor pos terpadu milik PT Esho Solution Lombok (ESL) di simpang tiga Jepro Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Kamis dinihari (08/12), sekitar pukul 02.00 Wita terbakar. Tapi, sampai saat ini belum diketahui siapa pelaku pembakaran pos terpadu itu.

TERBAKAR: Kantor pos terpadu milik PT ESL di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lotim, terbakar. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

TERBAKAR: Kantor pos terpadu milik PT ESL di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lotim, terbakar. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

Kasusnya sudah ditangani oleh pihak Polsek Jerowaru untuk proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut, guna mengungkap pelaku pembakaran tersebut.

Salah seorang saksi mata, Mahdan yang rumahnya tidak jauh dari lokasi pos terpadu milik PT ESL itu menjelaskan, ia keluar dari rumahnya dan tiba-tiba melihat kantor pos terpadu itu sudah terbakar. Ia pun mendekat untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi atas kantor pos itu. Dan tak berapa lama, warga lain pun keluar untuk melihat kebarakan tersebut. Beruntungnya hanya bagian atasnya saja yang terbakar, dan bagian temboknya tidak, karena terbuat dari kontainer.

‘’Saya kaget tiba-tiba keluar melihat ada api sudah berkobar di atas kantor pos terpadu milik PT ESL itu. Saya tidak tahu siapa yang melakukannya, karena suasananya sangat sepi,’’ katanya.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Wingky Adityo Kusumo melalui Kapolsek Jerowaru, IPDA Arif Budiman saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan mengenai adanya kasus pembakaran kantor pos terpadu milik PT ESL di Sekaroh. Cuma pihaknya belum bisa memastikan apakah kantor pos itu terbakar atau sengaja dibakar. Karena, pihaknya sampai saat ini masih melakukan penyelidikan.

Selain itu, pihaknya juga sedang berangkat ke TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama pihak Polres Lotim dan akan memasangkan police line di TKP, untuk mengumpulkan bukti-bukti guna mengungkap pelakunya.

‘’Saya belum pastikan apakah dibakar atau sengaja dibakar, sehingga kami masih melakukan lidik. Bias saja kasus ini bagian dari kasus yang sebelumnya, tapi nanti kita lihat saja hasil penyelidikannya,’’ ungkapnya.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply