Pemkab Loteng Tertibkan Tambang Emas Prabu

Wabup Loteng, L Pathul Bahri. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Wabup Loteng, L Pathul Bahri. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Keberadaan tambang emas di wilayah Gunung Prabu, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah yang illegal, nampaknya membuat Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah harus mengambil tindakan tegas. Pasalnya, keberadaan tambang emas itu dapat merusak lingkungan sekitar. Lebih-lebih Loteng saat ini fokus melakukan pembangunan di bidang pariwisata.

Itu sebabnya, Rabu (21/12), Pemkab Lombok Tengah, pihak kepolisian dan TNI menggelar rapat koordinasi (Rakor) terkait langkah penertiban dalam menyelesaikan persoalan tambang galian emas di Gunung Prabu tersebut.

‘’Hasil rapat yang tadi akan kita bawa ke Polda NTB untuk dibahas lebih lanjut, agar persoalan tambang di wilayah itu bisa diselesaikan dengan seadil-adilnya. Sehingga nanti tidak ada persoalan lagi,’’ kata Wakil Bupati Lombok Tengah, L Pathul Bahri usai memimpin rakor tersebut.

Seperti yang disampaikan kades Prabu, kata wabup, bahwa ada beberapa dampak yang diakibatkan dari keberadaan tambang emas itu, yakni dari sisi lingkungan dan kesehatan. Dan informasinya, diakui memang masih ada aktifitas tambang emas yang masih terjadi di beberapa titik. Padahal sesuai aturan, di wilayah itu memang tidak dibolehkan ada terjadi penambangan. ‘’Kesimpulan dari rapat itu sedang dibuat oleh Pak Asisten,’’ ungkapnya.

Jadi, untuk menyelesaikan persoalan tambang di wilayah Prabu tersebut, Pemkab Loteng masih menunggu hasil rapat yang akan dilaksanakan di Mapolda NTB bersama pihak Dinas ESDM Provinsi NTB terkait tindakan penertiban yang akan dilakukan. Hanya saja, sebelum penertiban dilakukan, Pemkab Loteng terlebih dahulu akan melakukan sosialisasi kepada warga di wilayah itu. Baru kemudian langkah apa yang akan dilakukan selanjutnya. ‘’Yang Jelas, harus disosialisasikan terlebih dahulu, baru langkah selanjutnya,’’ ujarnya.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply