858 Pejabat Pemkot Mataram Dimutasi

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Hasil penataan ulang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan amanat peraturan daerah No.5 tahun 2016, telah membuat beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terjadi perubahan yang berdampak pada terjadinya mutasi besar-besaran. Demikian halnya yang terjadi di Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

LANTIK: Walikota Mataram, H Ahyar Abduh saat melantik, mengukuhkan dan sekaligus pengambilan sumpah jabatan terhadap 858 orang pejabat eselon II, III dan eselon IV yang dimutasi pada Jumat (30/12), di halaman kantor Walikota Mataram. (Foto: Makbul/Lomboktoday.co.id)

DILANTIK: Walikota Mataram, H Ahyar Abduh saat melantik, mengukuhkan dan sekaligus pengambilan sumpah jabatan terhadap 858 orang pejabat eselon II, III dan eselon IV yang dimutasi pada Jumat (30/12), di halaman kantor Walikota Mataram. (Foto: Makbul/Lomboktoday.co.id)

Walikota Mataram, H Ahyar Abduh dan Wakil Walikota Mataram, H Mohan Roliskana pada Jumat (30/12), telah melakukan mutasi terhadap 858 orang pejabat eselon II, III dan eselon IV dengan rincian 678 eselon IV, 153 orang eselon III dan 27 orang eselon II.

Acara mutasi kolosal itu berlangsung sampai pukul 18.30 Wita, yang digelar serentak di halaman Kantor Walikota Mataram, dan dihadiri oleh seluruh pejabat eselon yang akan dilantik atau dikukuhkan.

Pelantikan, pengukuhan, sekaligus pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan Walikota Mataram, H Ahyar Abduh, serta disaksikan oleh Wakil Walikota Mataram, H Mohan Roliskana, dan Ketua DPRD Kota Mataram, Didik Sumardi.

Walikota Mataram, H Ahyar Abduh dalam kata pelantikan dan pengukuhan mutasi tersebut mengatakan, peristiwa kali ini merupakan hal rutin sebagai upaya penyegaran dalam struktur organisasi. Selain itu, juga dimaksudkan untuk peningkatan kapasitas kelembagaan dan menghindari potensi stagnasi dan kesenjangan operasional dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan agar pelayanan publik tetap dapat berjalan dengan baik.

Menurut Ahyar Abduh, penataan perangkat daerah ini pun telah melalui berbagai pertimbangan matang dan dilaksanakan dengan memegang prinsip tepat fungsi dan tepat ukuran. Sehingga diharapkan akan tercipta tatanan organisasi yang efisien, efektif, dan rasional sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Kota Mataram.

Diantaranya pejabat eselon II yang mengalami pergeseran; L Martawang yang jabatan lamanya  Kepala Bappeda Kota Mataram dilatik menjadi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Sedangkan Asisten I, HL Indra Bangsawan digeser menjadi Kepala Dinas Sosial Kota Mataram.

Kepala Dinas Pendapatan Kota Mataram, H Syakirin Hukmi menduduki jabatan baru di SKPD hasil penataan ulang OPD yaitu Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Mataram. Sedangkan Yance Hendra Dirra yang sebelumnya menduduki jabatan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Kota Mataram dilantik menjadi Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Mataram.

Karena itu, Walikota dua periode ini berharap seluruh pejabat yang menempati posisi baru agar segera bergerak cepat dan bekerja keras untuk bisa mewujudkan program kerja di SKPD masing-masing.

Para pejabat tersebut akan diberikan waktu satu tahun untuk mengemban jabatan barunya, untuk kemudian akan dievaluasi kembali. ‘’Tidak ada waktu untuk merenung-renung, tidak ada pertanyaan mengapa-mengapa lagi. Begitu sudah,’’ pungkasnya.(bul)

Kirim Komentar

Leave a Reply