Curi Motor, Seorang Pelajar Diamankan Polisi

PELAKU CURANMOR: Inilah pelaku curanmor yang berhasil ditangkap polisi. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
PELAKU CURANMOR: Inilah pelaku curanmor yang berhasil ditangkap polisi. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
PELAKU CURANMOR: Inilah pelaku curanmor yang berhasil ditangkap polisi. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, LOMBOKTODAY.CO.ID – Dunia pendidikan di Kabupaten Lombok Tengah kembali tercoreng. Pasalnya, salah seorang pelajar Madrasah Aliyah (MA) di Kecamatan Jonggat, berinisial MZ (17 tahun), diamankan polisi lantaran diduga terlibat aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini telah meresahkan masyarakat.

Selain mengamankan MZ, anggota Satuan Reskrim Polres Lombok Tengah ini juga berhasil mengamankan rekan pelaku yakni inisial TH (22 tahun). Dan kedua pelaku yang merupakan warga Desa Jelantik, Kecamatan Jonggat, kini harus mendekam di balik jeruji besi tahanan Mapolres Lombok Tengah untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Nurodin melalui Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Arjuna Wijaya yang dikonfirmasi membenarkan salah seorang pelajar ditangkap polisi karena diduga terlibat aksi curanmor. ‘’Pelaku MZ ditangkap di sekolahnya,’’ kata Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Arjuna Wijaya kepada wartawan di kantornya, Selasa (24/1).

Penangkapan MZ ini dilakukan berdasarkan informasi dari pelaku TH yang berhasil dipancing di parkiran Masjid Agung Praya, dan berhasil ditangkap oleh kanit Reskrim bersama anggota Polsek Jonggat. Setelah dikembangkan, baru kemudian berhasil menangkap pelaku MZ di sekolahnya. ‘’Pelaku MZ ini sebagai pemetik,’’ ungkapnya.

Dijelaskan, penangkapan kedua pelaku itu berawal dari hilangnya motor korban, Nuraini, warga Batu Tulis. Dimana, saat itu korban memakir motornya dalam posisi terkunci stang di tempat parkiran milik H Hulaimi bersama teman-temannya. Korban langsung masuk menuju MTS Negeri Jelantik, tempatnya sekolah.

Saat pulang sekolah, ketika korban mengecek motornya di tempat parkiran, ternyata sudah tidak ada. Korban pun langsung pulang ke rumah untuk menceritakan kejadian yang menimpanya kepada kakeknya. Selanjutnya sang kakek pun menceritakan kepada keluarga yang lain untuk dilaporkan ke pihak kepolisian.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *