TP PKK NTB Bahas Pendistribusian Bantuan Bibit Unggas

RAPAT: Suasana rapat untuk membahas pendistribusian bantuan bibit Unggas guna menunjang Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) PKK yang dilakukan oleh TP PKK Provinsi NTB bersama Kepala Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Sembawa Palembang, Sumatera Selatan, Nugroho Budi Suprijatno, di Ruang Rapat Pendopo Gubernur NTB, Kamis pagi (02/2).

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Ketua TP PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj Erica Zainul Majdi menghadiri rapat untuk membahas pendistribusian bantuan bibit Unggas guna menunjang Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) PKK, bersama Kepala Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Sembawa Palembang, Sumatera Selatan, Nugroho Budi Suprijatno, di Ruang Rapat Pendopo Gubernur NTB, Kamis pagi (02/2).

RAPAT: Suasana rapat untuk membahas pendistribusian bantuan bibit Unggas guna menunjang Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) PKK yang dilakukan oleh TP PKK Provinsi NTB bersama Kepala Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Sembawa Palembang, Sumatera Selatan, Nugroho Budi Suprijatno, di Ruang Rapat Pendopo Gubernur NTB, Kamis pagi (02/2).

Rapat dihadiri oleh Wakil Ketua I TP PKK Provinsi NTB, Hj Syamsiah Muh Amin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Budi Septiani, Kepala BPTP Provinsi NTB, Dr M Saleh Mokhtar, perwakilan Dinas Peternakan dan anggota TP PKK Provinsi NTB.

Silaturrahmi kali ini, merupakan silaturrahmi keempat yang dilakukan oleh BPTU Sembawa Palembang, Sumatera Selatan, setelah mengunjungi Provinsi Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah dan Sumatera Selatan. Hal ini dilakukan untuk menjalankan amanat Presiden Joko Widodo dalam Rakornas di Jakarta, untuk memberdayakan ibu-ibu PKK guna peningkatan gizi keluarga yang salah satunya adalah pembudidayaan Unggas.

Pertemuan itu bertujuan menerima kedatangan BPTU Sembawa yang akan mendistribusikan bantuan 1.000 bibit Unggas (ayam petelur/ayam Arab) yang akan berintegrasi ‘’Tancap Gas’’ bersama dengan ‘’Program Hatinya PKK’’.

Ayam Petelur yang dihibahkan sebanyak 1.000 ekor yang disepakati akan didistribusikan di dua titik yang masing-masing titiknya sebanyak 500 ekor. Teknisnya, ketika ayam diterima di lokasi akan diadakan pelatihan kepada kelompok-kelompok penerima bantuan, nantinya tiap lokasi akan dibentuk Kelompok Dasa Wisma dan Kelompok Warga Tani (KWT).

Kepala Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Sembawa Palembang, Sumatera Selatan, Nugroho juga berharap kegiatan seperti ini tak hanya berjalan satu periode saja, tapi terjaga kesinambungannya.

Hj Erica Zainul majdi juga menambahkan, perlu adanya kampanye kepada warga masyarakat di Indonesia pada umumnya dan di NTB khususnya terkait konsumsi ayam negeri. Karena, selama ini paradigma yang berkembang di masyarakat khususnya kalangan ibu-ibu bahwa ayam negeri kurang baik dikonsumsi karena tidak baik untuk kesehatan. ‘’Ternyata ayam Negeri itu Aman,’’ ujar Hj Erica menutup pertemuan.(ar/wan/bul/ltd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *