H Ahmad Fuaadi FT Nahkodai KONI Loteng

LOTENG, LOMBOKTODAY.CO.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lombok Tengah melaksanaan Musorkab Loteng tahun 2017 di D’Praya Hotel, Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Kamis (09/3). Dalam Musorkab Loteng tersebut, H Ahmad Fuaadi FT terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KONI Loteng periode 2017-2021 yang sebelumnya dijabat oleh HM Suhaili FT. Kegiatan Musorkab Loteng dibuka Sekda Lombok Tengah, HM Nursiah, dan dihadiri pengurus KONI Loteng dan pengurus cabang olahraga (Cabor) se-Loteng.

MUSORKAB: Suasana KONI Loteng saat melaksanaan Musorkab Loteng tahun 2017 di D’Praya Hote, Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Kamis (09/3). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Ketua KONI Loteng terpilih, H Ahmad Fuaadi FT mengatakan, langkah awal yang akan dilakukannya yakni akan memaksimalkan kepengurusan KONI Loteng. Pihaknya juga akan lebih mengedepankan pembinaan terhadap cabor. Baru kemudian melakukan terobosan baru untuk meningkatkan prestasi atlet di semua cabor. ‘’Yang paling peting itu adalah kekompakan untuk memajukan olahraga di Loteng,’’ katanya.

H Ahmad Fuaadi yang juga Ketua DPRD Loteng ini menjelaskan, bila ingin melihat olahraga di Loteng ini maju, tentu harus diawali oleh kepengurusan KONI untuk bekerja secara maksimal.

Menurut Ahmad Fuaadi, potensi atlet di Kabupaten Loteng sebenarnya cukup banyak, hanya saja mereka kurang maksimal diberikan pembinaan untuk terus mengasah bakat yang mereka miliki. ‘’Kita akan lakukan konsolidasi kepengurusan. Baru kemudian pemberdayaan semua cabor,’’ ungkapnya.

Sebelumnya, Sekda Lombok Tengah, HM Nursiah mengatakan, sebagai bentuk dukungan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah terhadap kemajuan olahraga, pihaknya sudah menyediakan anggaran untuk mendukung sejumlah program kegiatan KONI Loteng. Sehingga, pihaknya berharap dengan adanya kepengurusan KONI Loteng yang baru ini, kedepan kemajuan olahraga Loteng akan semakin baik. ‘’Anggaran itu diberikan dalam bentuk program kerja. Sekitar Rp1,1 miliar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga,’’ ujarnya.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply