Saturday, 15 April 2017

Tour de Lombok Mandalika, Surga bagi Bikers

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID Sport Tourism menjadi salah satu paket yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Potensi sport tourism di NTB yang cukup diminati, bahkan Lombok-Sumbawa dianggap merupakan pulau surga bagi para bikers. Hal ini dibuktikan oleh besarnya  animo para bikers dari berbagai Negara untuk ikut serta dalam event Tour de Lombok Mandalika tahun 2017.

LEPAS: Gubernur NTB, Dr TGH M Zainul Majdi saat melepas peserta balap sepeda serangkaian acara Tour de Lombok Mandalika.

Para pembalap professional berkelas dunia, biasanya sangat selektif memilih lokasi balapan. Mereka sangat hati-hati dan umumnya memilih lokasi terbaik yang dinilai mendukung pengembangan profesinya.

Event Tour de Lombok Mandalika yang pertama ini, tenyata banjir pendaftar para bikers dari berbagai belahan dunia. Bahkan melebihi slot internasional yang disediakan panitia, sehingga sebagian peserta menggunakan slot lokal. Misalnya Tim Lombok digunakan untuk menampung peserta dari Australia.

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr TGH M Zainul Majdi mengatakan, event ini merupakan sarana yang efektif untuk mempromosikan pariwisata NTB, secara lebih luas dan masif.

Pergelaran balap sepeda Tour de Lombok 2017 berlangsung mulai 13 April hingga 16 April 2017 mendatang. Event ini diikuiti oleh peserta sebanyak 93 pembalap dari 19 negara. Ajang ini cukup bergengsi, karena masuk dalam kategori 2.2 dan telah menjadi agenda resmi dari United Cycling International (UCI). Yang berarti, NTB memiliki potensi besar untuk sport tourism.

‘’Pembalap yang datang ini adalah mereka yang memilih. Mereka memilih untuk datang ke tempat-tempat yang dianggap punya potensi untuk meningkatkan kemampuan mereka sebagai pembalap,’’ kata gubernur NTB.

TGB (Tuan Guru Bajang) menilai event tersebut begitu diminati meskipun baru pertama kali dilaksanakan di Lombok. ‘’Hal ini diharapkan dapat memancing anak-anak muda kita bisa menjadi bibit-bibit olahraga dan kedepan berprestasi, termasuk olahraga sepedahan ini,’’ ungkapnya.

Selain itu, gubernur menyampaikan dampak positif digelarnya event internasional ini di Lombok. Di samping Lombok semakin dikenal, dunia penerbangan dan hotelpun merasakan peningkatan penumpang dan tamu. Bahkan sebelum event ini digelar, penerbangan sudah full, hotel juga penuh. Hal ini karena tim dari masing masing Negara didampingi oleh official dan rombongan yang jumlahnya puluhan hingga ratusan orang. Para bikers ini nantinya setelah kembali ke Negara masing-masing, mereka akan menjadi duta-duta pariwisata yang akan mengenalkan NTB secara lebih luas.

Karena itu, gubernur mengimbau seluruh pihak, terutama masyarakat untuk menyukseskan kegiatan ini. Juga, meminta masyarakat untuk memberi kesempatan pembalap itu melaksanakan balapan dengan baik.

‘’Jadi, sabarlah kalau ada pengaturan lalu lintas dari polisi. Jangan ada yang mencari-cari peluang untuk tiba-tiba belok atau nyelah. Kalau ada yang kecelakaan gara-gara itu, maka itu tidak baik dan akan berpengaruh pada penilaian sebagai tuan rumah,’’ ungkapnya.

Tour de Lombok Mandalika itu sendiri akan berlangsung dalam empat etape. Etape pertama mengambil jalur start di Mataram dan finish di Pantai Kuta, Lombok Tengah. Etape kedua, para pembalap akan start di Pelabuhan Bangsal, Lombok Utara dan berakhir di Senaru, Gunung Rinjani. Kemudian, Etape ketiga akan mengambil start di Pantai Kute, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort dan berakhir di Sembalun, Lombok Timur. Untuk etape terakhir, peserta akan berlangsung di dalam Kota Mataram. ‘’Untuk etape terakhir ini, saya agendakan ikut ambil bagian,’’ ungapnya.(ar/wan/bul/ROS/ltd)

Kirim Komentar

Tinggalkan Balasan