Kontes Miss Indonesia, Rendahkan Derajat Perempuan

JAKARTA, LOMBOKTODAY.CO.ID – Pengurus Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat menyatakan, meski pertunjukan Miss World Indonesia dikemas dalam bentuk apa saja, itu tetap merendahkan harkat dan martabat wanita, khususnya wanita Indonesia yang dijadikan sebagai objek komoditasnya.

Mestinya, kontes Miss Indonesia adalah kompetisi yang mengangkat harkat dan derajat kaum perempuan, bukan malah sebaliknya merendahkan ataupun melecehkan. ‘’Acara tersebut kami nilai sangat bertentangan dengan syariat Islam, Pancasila, dan UUD 1945 serta adat ketimuran. Terlebih lagi, Islam sangat menghargai dan memuliakan kaum perempuan,’’ kata Wakil Ketua PW Pemuda Muslimin Indonesia Provinsi NTB, Saidin Alfajari kepada LOMBOKTODAY.CO.ID, di Jakarta, Rabu (26/4).

Di dalam UUD 1945, kata Saidin, juga mengingatkan bahwa penjajahan dalam bentuk apapun, harus dihapuskan. Di Miss World ini, penjajahan tidak kasat mata dilakukan melalui fashion dan axibhition. Selain itu, adat istiadat Indonesia juga belum ada sejarahnya kontes kecantikan seperti ini. ‘’Maka, saya mewakili Pemuda Muslimin Indonesia NTB meminta pihak-pihak terkait agar peduli kepada generasi muda serta menghentikan pelecehan terhadap kaum perempuan yang akan menjadi ibu pertiwi bagi para tunas bangsa ini kedepannya,’’ ungkapnya.

Lebih-lebih dengan kejadian saat ini, yang mewakili NTB di acara Miss Indonesia yang jelas-jelas bukan dari NTB sendiri. ‘’Tentu ini pelecehan bagi kami sebagai masyarakat NTB. Apalagi pihak Pemprov NTB juga tidak mengetahui kalau ada perwakilan NTB yang mewakili dan menang dalam acara tersebut,’’ ujarnya.(ar/ltd)

Kirim Komentar

Leave a Reply