Empat Petugas Rutan Praya Dapat Penghargaan

LOTENG, LOMBOKTODAY.CO.ID – Upacara bendera peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-53 tahun 2017, dilaksanakan serentak di semua Rumah Tahanan (Rutan) se-Indonesia, Kamis (27/4). Dalam upacara bendera peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan yang dilaksanakan di Rutan Kelas II B Praya, Lombok Tengah itu, setidaknya ada empat petugas Rutan Praya yang diberikan penghargaan. Mereka diberikan penghargaan lantaran keberhasilannya dalam menjaga keamanan dan menggagalkan penyelundupan narkoba ke dalam Rutan.

APEL: Suasana upacara bendera Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-53, di Rutan Praya, Lombok Tengah, Kamis (27/4). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Kepala Bidang Keamanan dan Penataan Kanwil Kemenkum HAM Provinsi NTB, Tomas Bharajanan selaku Inspektur Upacara yang membacakan sambutan Menkum HAM RI, Yasonna H Laoly menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada setiap insan Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semua pihak bisa melakukan refleksi untuk terus berbenah menuju kea rah yang lebih baik. Karena, revolusi mental yang menjadai nawacita Presiden RI, Jokowi tujuannya adalah untuk mewujudkan kegotong royongan yang dinamis antara nara pidana (napi), petugas, dan masyarakat.

‘’Revolusi mental, bahwa warga Indonesia harus mengenal karakter orisinil bangsa. Revolusi mental, harus dimulai dari masing-masing kita sendiri, lingkungan keluarga, tempat tinggal, tempat kerja dan nantinya bisa meluas pada lingkungan bangsa. Sehingga tidak ada alasan bagi kita semua, termasuk jajaran Pemasyarakatan untuk bisa mewujudkan tujuan dari revolusi mental tersebut,’’ katanya.

Semua pihak harus berperan untuk mendukung perubahan itu. Lembaga Pemasyarakatan telah bertransformasi dari lembaga konsumtif menjadi lembaga produktif.

Untuk itu, pemerintah juga sudah membangun beberapa industri di Lapas dengan berbagai varian. Semua itu dilakukan untuk memberikan bekal keterampilan dan pembinaan yang produktif kepada warga binaan untuk mewujudkan pembangunan industri di Lapas. ‘’Saya juga memberikan penghargaan kepada jajaran Pemasyarakatan yang berkomitmen memberantas HALINAR (HP, Pungli, dan Narkoba),’’ ungkapnya.

Kepala Rutan Kelas II Praya, Lombok Tengah, Lalu Jumaidi menambahkan, petugas yang diberikan penghargaan itu, karena mereka telah berhasil menggagalkan pengiriman narkoba masuk ke dalam Rutan. Penghargaan yang diberikan itu, diharapkan bisa menjadi motivasi mereka untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. ‘’Sudah dua kali petugas kami menggagalkan penyelundupan narkoba ke dalam Rutan,’’ katanya.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply