DPRD Loteng Sampaikan Laporan Hasil Reses 2017

LOTENG, LOMBOKTODAY.CO.ID – Setelah selesai turun ke lapangan menyerap aspirasi masyarakat di masing-masing daerah pemilihan (Dapil), pada Senin (05/6), anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah menyampaikan laporan hasil reses kedua di tahun 2017.

SIDANG PARIPURNA: Suasana sidang paripurna DPRD Lombok Tengah dengan agenda penyampaian laporan reses, dipimpin Wakil Ketua I DPRD Lombok Tengah, HM Nasip. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Kegiatan sidang paripurna dengan agenda penyampaian laporan reses itu, dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Lombok Tengah, HM Nasip, dan dihadiri para pimpinan dan anggota DPRD Loteng, Wakil Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, dan kepala SKPM Loteng, di ruang rapat utama DPRD Loteng.

Para juru bicara (jubir) dari enam dapil itu, masing-masing menyoroti persoalan yang dikeluhkan konstituennya. Seperti masalah pertanian, kemudian air bersih, pemerataan pembanguan infrastruktur jalan lingkungan atau jalan peningkatan kabupaten.

Selain itu, juga menyoroti masalah penyediaan embung rakyat, irigasi pertanian dan penanganan rumah kumuh. Kemudian juga masalah tata wilayah desa dan kelurahan, sarana prasarana pendidikan serta kesehatan, bantuan ternak, dan perikanan.

Apa yang disampaikan itu, diharapkan dapat ditindaklanjuti pemerintah, melalui program kerja fisik maupun non fisik. ‘’Hasil reses dimasa sidang kedua tahun 2017 ini tidak jauh beda hasilnya dengan hasil reses yang sudah dilakukan sebelumnya. Ini bukti,  apa yang menjadi hasil reses itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Seperti pembangunan infrastruktur jalan, bantuan sarana tempat ibadah, penataan kawasan permukiman lingkungan dan sarana pendidikan supaya lebih diperhatikan, baik ruang belajar maupun ruangan laboratorium. Selain itu, juga bantuan ternak sapi, kambing, bibit ikan masih dibutuhkan masyarakat,’’ kata Jubir Dapil Praya-Praya Tengah, H Ahkam.

Sedangkan, Jubir Dapil II Kopang-Janapria, M Tohri mengatakan, hasil reses yang disampiakan ini supaya bisa dimasukkan kedalam program pemerintah daerah. Berbagai persoalaan di desa seperti pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa. Karena, banyak pasal yang multitafsir. Perlu adanya sosialisasi dari pemerintah terhadap tahapan pemilihan perangkat desa. ‘’Penanganan sampah di Pasar Jelojok dan Janapria supaya diperhatikan,’’ ungkapnya.

Jubir Dapil Pujut-Praya Timur, Legewarman menekankan, bahwa masyarakat berharap pelayanan pada Dinas Dukcapil Loteng supaya ditingkatkan. Memasuki musim tanam tembakau tahun ini, warga meminta supaya penjadualan air lebih professional. ‘’Warga juga mendesak keseriusan Pemda Loteng untuk pembangunan Dam Mujur,’’ tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Lombok Tengah, HM Nasip mengatakan, apa yang disampaikan dalam laporan reses itu, pihaknya berharap supaya bisa dimasukkan kedalam program Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah kedepannya. ‘’Apa yang menjadi aspirasi masyarakat itu supaya bisa dimasukkan kedalam program kerja Pemda,’’ ungkapnya.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply