Thursday, 8 June 2017

Program Rumah Kumuh Dikerjakan Setengah Hati

LOTENG, LOMBOKTODAY.CO.ID – Pegerjaaan pembangunan sejumlah program rumah kumuh atau rumah tidak layak huni yang ada di wilayah Kelurahan Gonjak, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, dinilai dikerjakan dengan setengah hati.

RUMAH KUMUH: Kondisi bangunan program rumah kumuh di Kelurahan Gonjak. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Pasalnya, program yang dicanangkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu, sampai saat ini belum tuntas. Karena, pihak kontraktor terkadang lambat dalam mengerjakan pembangunannya.

‘’Rumah ini mulai dikerjakan sebelum puasa. Tapi, kadang dikerjakan kadang tidak oleh pihak pelaksana,’’ kata salah seorang warga Kwang Rundun, Kelurahan Gonjak, Mashur, yang kebetulan mendapat bantuan rumah kumuh, kepada wartawan, Kamis (08/6).

Sejatinya hari ini, Kamis (08/6), pihak pelaksana jadualnya akan memasangkan pintu dan jendela. Tapi, tidak datang untuk menyelesaikan pekerjaannya. Malah dirinya yang disuruh untuk mengerjakan sendiri oleh pihak pelaksana bila ingin melihat rumahnya segera tuntas. ‘’Untuk sementara, saya terpaksa numpang tinggal di rumah anak saya,’’ ungkap Mashur.

Hal senada juga disampaikan penerima bantuan rumah kumuh lainnya, Sarmiati. Ia menuturkan, untuk sementara dirinya bersama keluarga harus tinggal di dapur miliknya. Parahnya pada saat turun hujan beberapa waktu lalu, dirinya terpaksa tidur di dapur bersama keluarganya. Mengingat bangunan rumahnya belum dipasangkan atap. ‘’Baru kemarin rumah saya dipasangkan atap. Karena tukangnya yang kadang dia kerja dan kadang tidak,’’ katanya.

Untuk itu, ia berharap kepada pemerintah maupun pihak pelaksana untuk segera menyelesaikan pembangun rumahnya. Agar bisa segera tinggal dengan layak bersama keluarganya. Hingga berita ini diturunkan, pihak dinas terkait maupun pihak pelaksana belum bisa dikonfirmasi terkait lambatnya pengerjaan proyek program pembangunan rumah kumuh tersebut.(ROS)

Kirim Komentar

Tinggalkan Balasan