Saturday, 10 June 2017

Dewan Tuding Pemkab Loteng Hianati APBD Pembangunan Dam Mujur

Wakil Ketua III DPRD Lombok Tengah, Ahmad Ziadi. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, LOMBOKTODAY.CO.ID – Sinyal pembangunan Dam Mujur di wilayah Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, semakin hilang. Menanggapi  hal itu, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Ahmad Ziandi menuding Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengkhianati APBD yang sudah disepakati bersama. ‘’Kalau anggaran study larap Rp 5 miliar di APBD itu tidak dilaksanakan, tentunya Pemkab Lombok Tengah telah mengkhianati APBD,’’ kata Ahmad Ziadi kepada wartawan di kantornya, Jumat (09/6).

Ziadi, begitu Ahmad Ziadi ini biasa disapa menegaskan, Pemkab Lombok Tengah tidak boleh lemah dalam memperjuangkan pembangunan Dam Mujur tersebut. Sehingga pihaknya sepakat menganggarkannya melalui APBD. Karena dana tersebut nanti akan dipergunakan untuk pembentukan tim percepatan pembangunan Dam Mujur, dan penyelesaian proses study larap untuk mempercepat proses pembangunannya. Setelah itu, baru bisa dilakukan langkah selanjutnya ke pemerintah pusat untuk proses pembangunan. ‘’Pemkab Lombok Tengah harus bertanggungjawab, jangan hanya menunggu informasi dari pemerintah pusat semata,’’ ungkapnya.

Politisi dari Partai Demokrat ini menjelaskan, keberadaan Dam Mujur ini nanti akan menjawab kebutuhan para petani di Lombok Tengah dalam hal kebutuhan air. Sehingga tidak ada lagi petani yang mengeluhkan kekurangan air untuk pertaniana.

Jadi, Dam Mujur ini harga mati bagi pemerintah daerah untuk terus memperjuangkan pembangunannya. Bahkan pihaknya juga berencana akan menanyakan langsung hal ini ke Sekda Lombok Tengah, HM Nursiah terkait proses anggaran di APBD tersebut. ‘’Kalau pemimpin mau, tidak ada yang tidak bisa diperjuangankan. Dewan juga siap jihad untuk pembangunan Dam Mujur itu,’’ ujarnya.(ROS)

Kirim Komentar

Tinggalkan Balasan