Penduduk Miskin Loteng Turun 0,46 Persen

324

LOTENG, LOMBOKTODAY.CO.ID – Data yang dimiliki Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lombok Tengah menyebutkan bahwa angka kemiskinan di wilayah Lombok Tengah terjadi penurunan sebesar 0,46 persen.

Setidaknya, angka kemiskinan pada tahun 2016 lalu turun menjadi 15,80 persen dengan jumlah penduduk miskin pada tahun itu sebanyak 147,94 ribu jiwa. Meski masih dalam angka belasan persen, namun angka tersebut masih lebih baik jika dibandingkan dengan tahun 2015 lalu berjumlah 16,26 persen, dengan jumlah penduduk miskin berkurang menjadi 145,37 ribu jiwa.

‘’Pengurangan prosentase penduduk miskin menjadi salah satu prestasi Kabupaten Lombok Tengah,’’ kata Kepala BPS Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Supratna kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (19/6).

Supratna mengatakan, tren positif penurunan angka penduduk miskin di Lombok Tengah ini, diprediksi masih akan bertahan pada tahun 2017 ini. Hal tersebut mengingat dasar perhitungan kemiskinan berdasarkan dari kebutuhan dasar (basic needs). Kemudian akan muncul garis kemiskinan. Garis kemiskinan ini sendiri ditentukan dari besaran pengeluaran masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar tersebut. ‘’Tingginya pengeluaran juga akan mempengaruhi posisi masyarakat pada garis kemiskinan itu,’’ ungkapnya.

Selain itu, menurunnya angka kemiskinan ini tidak terlepas dari apa yang menjadi kebijakan pemerintah. Tidak hanya itu, semakin membaiknya infrastruktur di Lombok Tengah, juga menjadi salah faktor penurunan tersebut. Dalam hal ini, jika infrastruktur baik, maka secara otomatis laju perekonomian akan semakin membaik. ‘’Jika ada kebijakan yang memberatkan, maka secara otomatis masyarakat akan berada di bawah garis kemiskinan. Artinya, penduduk miskin akan semakin tinggi,’’ ujarnya.

Secara keseluruhan, angka kemiskinan Lombok Tengah masih lebih baik jika dibandingkan dengan daerah lain. Seperti Lombok Barat, Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang masih memiliki angka kemiskinan penduduk lebih tinggi.

Pihaknya berharap dengan banyaknya program pembangunan yang digalakkan pemerintah, terutama pada kawasan yang masih tergolong dalam ekonomi lemah, bisa merubah kemiskinan yang ada.(ROS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here