PPIH Embarkasi Lombok Diminta Layani CJH Sepenuh Hati

POSE: Wakil Gubernur NTB, H Muh Amin pose bersama jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2017 Embarkasi Lombok, di Asrama Haji Embarkasi Lombok, Jln Lingkar Selatan Mataram. (Foto: L Mandra Setiawan/Lomboktoday.co.id)

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Wakil Gubernur NTB, H Muh Amin mengajak seluruh jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2017 Embarkasi Lombok untuk melayani calon jamaah haji (CJH) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan sepenuh hati. Pelayanan prima yang dilandasi dengan keikhlasan dan tanggungjawab, akan memberikan motivasi besar bagi para calon jama’ah haji untuk berhaji sebaik mungkin.

POSE: Wakil Gubernur NTB, H Muh Amin pose bersama jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2017 Embarkasi Lombok, di Asrama Haji Embarkasi Lombok, Jln Lingkar Selatan Mataram. (Foto: L Mandra Setiawan/Lomboktoday.co.id)

Muh Amin yang juga mantan pengacara itu menyampaikan harapan tersebut saat acara pelantikan PPIH 1438 Hijriyah/2017 Masehi Emberkasi Lombok, NTB dan Meal Presentasi, di Asrama Haji, Jalan Lingkar Selatan Mataram, Jumat (07/7).

Muh Amin mengatakan, adanya kecenderungan jumlah masyarakat NTB yang ingin melaksanakan ibadah haji terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini menurutnya, sebagai pertanda semakin membaiknya ekonomi masyarakat NTB.

Peningkatan animo berhaji itu, kata Muh Amin, selayaknya diikuti peningkatan pelayanan. Terlebih dengan melihat latar belakang calon jamaah haji yang sangat beragam tingkat pengetahuannya. Hal itu perlu disikapi oleh jajaran PPIH dengan pelayanan yang terintegrasi atau terkoordinasi dengan baik. PPIH perlu terus meningkatkan sinergitas dengan berbagai pihak terkait untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya hambatan dan kendala yang dihadapi oleh calon jamaah haji.

Kepada calon jamaah haji yang akan berangkat pada 12 Agustus 2017 mendatang, orang nomor dua di NTB itu mengimbau untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Sehingga pelaksanaan hajinya nanti berjalan lancar sampai pulang kembali ke kampung halamannya. ‘’Saya imbau juga untuk menjaga etika dan taat aturan,’’ ujarnya.

Sekretaris Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Dr H Hasan Faozi mengakui, setiap tahun selalu terjadi perbaikan dan peningkatan pelayanan. Hal ini menurutnya sesuai tuntutan masyarakat yang dari tahun ke tahun semakin tinggi. ‘’Kami berupaya semaksimal mungkin meningkatkan penyelenggaraan ibadah haji yang berkualitas,’’ katanya.

Hasan Faozi mengingatkan, keberangkatan haji di Indonesia akan dimulai pada 28 Juli 2017 mendatang. Sementara pemulangannya mulai 6 September 2017 mendatang. Untuk NTB, calon jamaah haji akan diberangkatkan pada 12 Agustus 2017 mendatang.

Ia menjelaskan, selama menjalani ibadah haji, maskapai penerbangan yaitu Garuda Indonesia akan menyediakan tiga tas bagi jamaah, yaitu tas bagasi, tas kabin dan tas paspor. Bagi yang melebihi quota itu, disarankannya untuk menggunakan jasa argo.

Selama di Makkah, pemerintah telah menyediakan hotel bintang tiga untuk ditempati seluruh calon jamaah haji. Jarak penginapan tersebut ke Masjidil Haram kurang lebih 4.500 meter. Selain itu, pemerintah menyediakan bus sebagai alat transportasi bagi jamaah selama 24 jam. Di Madinah, jamaah akan menginap di hotel yang berkelas sama dengan di Makkah. Hanya saja jaraknya lebih dekat dengan pusat pelaksanaan ibadah haji, yaitu 1.100 meter.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, H Nasaruddin melaporkan, kouta haji untuk NTB tahun 2017 ini berjumlah 4.476 orang. Ditambah petugas-pertugas lainnya menjadi 4.564 orang. Ia memastikan bahwa calon jamaah haji akan berangkat menggunakan maskapai penerbangan Garuda Indonesia Boeing 747 langsung dari LIA (Lombok International Airport) menuju Makkah.(wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *