Saturday, 22 July 2017

Suhaili Ajak Masyarakat Tastura Gemar Membaca

‘’Kerjasama Humas dan Protokol Setdakab Loteng dengan Media Online LOMBOKTODAY.CO.ID’’

LOTENG, LOMBOKTODAY.CO.ID – Dalam rangka meningkatkan kecerdasan masyarakat, Perpustakaan Nasional melaksanakan Safari Gerakan Nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca, di Kabupaten Lombok Tengah.

CENDERAMATA: Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional, Warotiti Hariati (kiri) saat memberikan cenderamata kepada Bupati Lombok Tengah, HM Suhaili FT. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Kegiatan talk show gemar membaca itu dibuka oleh Bupati Lombok Tengah, HM Suhaili FT, dan dihadiri Anggota Komisi X DPR RI, Helmi Faesal, Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional, Warotiti Hariati, Wakil Bupati Loteng, Lalu Pathul Bahri, dan SKPD, serta tokoh masyarakat, di Bencingah Adiguna Praya, Jumat (21/7).

Bupati Lombok Tengah, HM Suhaili FT mengatakan, pihaknya telah memenuhi janji sesuai aturan, kelas perpustakaan di Loteng sudah dinaikkan. Hal itu merupakan komitmennya dalam meningkatkan minat baca masyarakat.

Dengan adanya kegiatan safari ini, juga bisa membawa manfaat dan menumbuhkan manusia yang berilmu serta beguna bagi bangsa dan negara. ‘’Mari kita ikhtiar bersama mewujudkan masyarakat Tastura Gemar membaca,’’ kata Bupati Lombok Tengah, HM Suhaili FT.

Diakui Suhaili, kondisi perpustakaan di Lombok Tengah memang masih terbatas. Tapi, pihaknya tetap berupaya untuk meningkatkan fasilitas buku dan sarana lainnya. Sehingga, melalui kegiatan Gerakan Nasional Gemar Membaca ini, setidaknya bisa meningkatkan indeks literasi masyarakat, khususnya di Lombok Tengah.

Sementara itu, sambutan Kepala Perpustakaan Nasional yang dibacanakan oleh Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional, Warotiti Hariati mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini guna mengajak masyarakat untuk cinta membaca. Sehingga akan lebih cepat mewujudkan masyarakat yang cerdas dan berilmu. Indonesia telah berhasil menurunkan tuna aksara. Namun, indek literasi masih rendah, lantaran masyarakat masih kurang gemar membaca.

Jadi, untuk meningkatkan indek literasi itu, pemerintah sudah melakukan berbagai upaya . Baik itu dengan menyediakan perpustakaan digital, perpustakaan keliling, dan program lainnya. Selain itu, Perpustakaan Nasional juga mendapatkan dukungan anggaran dan program dari Komisi X DPR RI. ‘’Berbagai program terus dilaksanakan pemerintah untuk mengajak masyarakat gemar membaca,’’ ungkapnya.(ROS/adv)

Kirim Komentar

Tinggalkan Balasan