Pengusulan Nama Calon Sekwan Dinilai Bermasalah

SURAT: Surat usulan Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar, yang kop suratnya sengaja tidak ditulis untuk diusulkan menjadi Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD KLU. (Foto: Danu Putrawinata/Lomboktoday.co.id)

KLU, LOMBOKTODAY.CO.ID – Beberapa hasil panitia seleksi (Pansel) jabatan eselon II Pemerintah Kabupaten Lombok Utara yang digelar belum lama ini, dinilai bermasalah. Salah satunya pada mekanisme pengusulan calon pejabat Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD KLU.

SURAT: Surat usulan Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar, yang kop suratnya sengaja tidak ditulis untuk diusulkan menjadi Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD KLU. (Foto: Danu Putrawinata/Lomboktoday.co.id)

‘’Harusnya pak bupati mengusulkan tiga nama calon Sekwan ke Ketua DPRD KLU, kemudian dibahas bersama semua fraksi untuk menentukan satu nama. Itu sesuai Undang-Undang (UU) yang berlaku,’’ kata Ketua Fraksi Merah Putih DPRD KLU, Nasrudin kepada wartawan di gedung DPRD KLU, Selasa (25/7).

Dalam usulan itu, lanjut Nasrudin, Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar hanya mengusulkan satu nama saja. Sehingga, ia meminta agar unsur pimpinan DPRD KLU segera mengembalikan usulan tersebut. ‘’Kita kembalikan agar segera diperbaiki atau dilengkapi menjadi tiga nama. Sementara dalam surat lampiran yang lain, ada nama peserta tes yang tidak dicantumkan, padahal dia ikut. Ini janggal sekali,’’ ungkapnya.

Di tempat terpisah, salah seorang peserta seleksi Pansel untuk jabatan Sekwan DPRD KLU, Intiha, yang namanya tidak tertera dalam usulan surat Bupati tersebut mengakui jika dirinya ikut dalam seleksi di BKD Provinsi NTB beberapa waktu lalu. ‘’Untuk nilai tertinggi saya sendiri tidak tau, yang pasti saya ikut tes. Terhadap kekosongan nama saya dalam surat lampiran itu, saya juga tidak tahu,’’ katanya.

Setidaknya, ada empat nama yang diketahui mengikuti Pansel untuk jabatan Sekwan DPRD KLU, diantaranya Kawit Sasmitho, Alfrida Fitri, Ahmad Sujanadi, dan Intiha.(DNU)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *