Wednesday, 2 August 2017

Forkad Tuntut Pemilihan Kadus Secara Langsung

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Ratusan perwakilan kepala dusun (Kadus) se-Kabupaten Lombok Timur yang tergabung dalam Forum Kepala Dusun (Forkad), Rabu (02/8), melakukan aksi demonstrasi ke kantor bupati dan DPRD Lombok Timur.

AKSI: Para kepala dusun (Kadus) se-Lombok Timur saat aksi di kantor DPRD Lombok Timur, mereka duduk bersila di halaman kantor DPRD Lombok Timur. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

Mereka melakukan aksi tak lain untuk menuntut agar pemilihan kepala dusun tersebut dilakukan secara demokratis atau pemilihan secara langsung, bukan dengan di tes. ‘’Berikan masyarakat yang  memilih, bukan dipilih dengan cara di tes,’’ kata Ketua Forkad Kabupaten Lombok Timur, Huliadi dalam orasinya di depan pintu gerbang kantor DPRD Lombok Timur.

Menurut massa aksi, pemilihan dengan tes atau ditunjuk langsung oleh kepala desa (Kades) itu, disinyalir akan rentan terjadinya praktek KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme). Sehingga massa aksi meminta kepada pihak DPRD Lombok Timur untuk memasukkan pemilihan kepala dusun itu dilakuakan secara demokratis.

‘’Jangan kadus ini dipilih oleh kepala desa (Kades). Takutnya nanti malah yang diangkat itu justeru dari kalangan keluarganya sendiri,’’ ungkapnya di hadapan Anggota Komisi I DPRD Lombok Timur yang kebetulan menerima ratusan massa aksi.

Saat aksi di kantor DPRD dan diterima oleh Anggota Komisi I, para perwakilan Kadus meminta agar aturan yang membatasi umur Kadus sampai 60 tahun itu ditiadakan. Termasuk meminta agar Bupati Lombok Timur, HM Ali BD segera melunasi janjinya, yang akan memberikan kendaraan dinas bagi para Kadus, karena sampai saat ini masih banyak Kadus yang belum mendapatkan kendaraan dinas tersebut. ‘’Kami minta kepada Anggota DPRD, khususnya Komisi I agar batasan umur bagi Kadus itu ditiadakan, termasuk meminta untuk menganggarkan randis bagi Kadus. Entah melalui APBD atau Dana Desa,’’ ujarnya.

Setelah puas menyampaikan aspirasinya kepada anggota DPRD, para Kadus tersebut melanjutkan aksinya ke kantor bupati Lombok Timur. Aksi di depan kantor bupati, para Kadus sempat berorasi menyampaikan aspirasinya.

Aksi Kadus di depan kantor bupati itu, diterima oleh Kepala BPMPD Lombok Timur, H Samsudin mewakili Bupati Lombok Timur, HM Ali BD. Mengingat saat aksi, orang nomor satu di Bumi bermotokan Patuh Karya itu sedang tidak ada ditempat.

Setelah mendapat penjelasan dari kepala BPMD, massa aksi pun langsung membubarkan diri dengan tertib. ‘’Kalau sampai waktu yang dijanjikan tidak ada keputusan, maka kami akan melakukan aksi lebih besar lagi,’’ teriak massa dengan nada mengancam.(DIM)

Kirim Komentar

Tinggalkan Balasan