Thursday, 3 August 2017

61 ASN Lotim Dilantik

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Wakil Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin, Kamis (03/8), melantik 61 orang pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Dari 61 orang ASN itu, diantaranya lima orang pejabat eselon II, 20 orang pejabat eselon III, dan 36 pejabat eselon IV.

LANTIK: Wakil Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin,saat melantik 61 orang pejabat ASN lingkup Pemkab Lombok Timur, Kamis (03/8). (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

Diantara pejabat eselon II yang dilantik yaitu Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, H Haryadi Djuwayni dimutasi menjadi Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan, dan posisinya digantikan oleh M Juhat, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lombok Timur, H Sahabudin, posisinya digantikan oleh Muso Pranoto yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten II Setdakab Lombok Timur, dan posisi Asisten II dijabat H Sahabudin.

Kepala Dinas BPMPD yang dijabat H Samsudin, posisinya digantikan oleh Asisten I Setdakab Lotim, H Juani Taufik, dan H Samsudin dimutasi menjadi Sekretaris Dinas Arsip dan Perpusatakaan. Sementara jabatan Asisten I Setdakab Lombok Timur masih lowong.

Wakil Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin dalam sambutannya mengatakan, mutasi kali ini merupakan mutasi promosi, dan ada juga mutasi sejajar, sebagaimana hasil evaluasi kinerja yang telah dilakukan. ‘’Mutasi seperti ini hal biasa dalam birokrasi, dan pejabat yang telah dilantik untuk bekerja secara serius,’’ katanya.

Dalam kesempatan itu juga, Wabup Lotim meminta para pejabat ASN agar dalam melaksanakan tugasnya, untuk lebih disiplin. ‘’Sebagai pejabat untuk membantu bupati, baik buruknya reputasi kita menjadi cerminan kepemimpinan bupati,’’ ungkapnya.

Wabup juga berharap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, hendakanya dilakukan dengan santun. ‘’Sebagai pemimpin harus bisa mengendalikan diri, jangan sampai mengucapkan hal-hal yang tidak bagus kepada masyarakat,’’ ujarnya.

Kepercayaan yang telah diberikan ini, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan maksimal. Mengingat pelayanan kepada masyarakat itu, yang paling utama.(DIM)

Kirim Komentar

Tinggalkan Balasan