Tuesday, 8 August 2017

Gubernur NTB Sidak Sejumlah Instansi Pelayanan Publik

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr TGH M Zainul Majdi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa dinas/instansi peyelenggara layanan publik lingkup Pemerintah Provinsi NTB yang bersentuhan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat, Senin (07/8). Instansi layanan tersebut diantaranya; Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP), Kantor Layanan Terpadu Satu Pintu Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB.

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr TGH M Zainul Majdi saat menyapa pasien disela-sela melakukan sidak di RSUP Provinsi NTB, Senin (07/8). (Foto: L Mandra Setiawan/Lomboktoday.co.id)

Melalui sidak itu, Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi ingin memastikan bahwa pelayanan publik di instansi tersebut berjalan baik, lancar dan sesuai prosedur yang ditetapkan. Di RSUP, Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi mengecek satu persatu pelayanan yang dilakukan di hampir semua klinik dan bagian yang ada, seperti Bagian Administrasi, Ruang Network Operation Center (NOC), Instalasi JPK, Klinik Jantung, Klinik Rehabilitasi Medik, Klinik Dalam, Klinik Anak, Klinik Bedah serta bagian pelayanan lain yang berhubungan langsung dengan pasien.

Di ruang bedah Onkologi, Tuan Guru Bajang (TGB)—begitu Gubernur NTB ini biasa disapa berbincang dengan paramedis mengenai sejumlah penyakit yang dikeluhkan masyarakat, terutama penyakit kanker. Ditemani Direktur RSUP NTB, dr HL Hamzi Fikri, Gubernur NTB mendapatkan banyak informasi yang menjadi munculnya penyakit ganas seperti kanker payudara. Salah satunya disebabkan oleh gaya hidup. Dari informasi itu, TGB meminta RSUP dan Dinas Kesehatan Provinsi NTB untuk meningkatkan penyuluhan terkait pola hidup sehat.

Sehingga masyarakat mendapatkan informasi utuh serta pola-pola yang diterapkan agar terhindar dari penyakit tersebut. Selain berinteraksi dengan petugas kesehatan dan dokter di rumah sakit tersebut, TGB juga berbincang dengan masyarakat untuk menggali informasi mengenai pelayanan masyarakat di rumah sakit. Termasuk menanyakan kesulitan-kesulitan yang dihadapi saat mendapatkan perwatan di rumah sakit, baik rawat inap maupun rawat jalan. Selain pelayanan, TGB yang juga ahli Tafsir Alquran itu mengecek kebersihan di setiap sudut ruangan pelayanan publik dan juga ruang kerja petugas.

Usai sidak di RSUD, TGB kemudian menyambangi Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Penempatan dan Perlindunag Tenaga Kerja Indonesia yang berada di Jalan Udayana, Kota Mataram. Di tempat itu, TGB berbincang dengan sejumlah Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) yang akan bekerja di luar negeri, seperti di Malaysia, Brunai Darussalam dan sejumlah negara lainnya. Sebagian besar CTKI yang diajak berbincang TGB saat itu sedang mengurus Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN), Passpor dan sejumlah administrasi lainnya.

TGB meminta mereka untuk melengkapi semua berkas yang dibutuhkan untuk menghindari masalah saat nanti sudah bekerja di luar negeri. Di ruang pelayanan, TGB kemudian berdialog dengan petugas, untuk menjaring informasi, termasuk jaminan-jaminan dan hak-hak yang diperoleh TKI ketika mendapat masalah di luar negeri. Ia meminta suluruh petugas untuk melayani masyarakat dengan baik, tulus serta mengedepankan keramahan.

Dari kantor LTSP, TGB kemudian berjalan kaki menuju kantor  Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, UPTD Balai Latihan Masyarakat dan Transmigrasi NTB yang berada di sebelah Timur, tidak jauh dari kantor LTSP-TKI. Disambut Kepala UPTD, TGB memasuki ruangan pelatihan yang saat itu sedang diselenggarakan Pelatihan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD). Gubernur dua periode itu menyapa satu persatu kader itu dan dilanjutkan dengan dialog terkait kebutuhan dan masalah yang perlu ditangani di desa masing-masing.

Saat itu, Gubernur mengajak pemuda-pemudi itu untuk senantiasa memberikan sumbangsih positif bagi desa masing-masing. Sehingga, seluruh program yang ada di desa, dapat berjalan lancar dan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. ‘’Sepulang dari pelatihan ini, datangilah orang-orang yang memiliki pengaruh di desa itu dan lakukan yang terbaik untuk desa anda,’’ pesan TGB.(wan)

Kirim Komentar

Tinggalkan Balasan