Wagub NTB Ajak OJK Bina dan Awasi Masyarakat

TEKEN BERITA ACARA: Kepala OJK NTB yang baru, Farid Faletehan saat menandatangani berita acara serah teriama jabatan dengan Kepala OJK NTB yang lama, Yusri. (Foto: L Mandra Setiawan/Lomboktoday.co.id)

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Wakil Gubernur NTB, H Muh Amin mengajak seluruh jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat pembinaan dan pengawasan kepada masyarakat. Diantaranya adalah pembinaan terkait praktek-praktek rentenir dan investasi bodong yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Apalagi saat ini, banyak bermunculan promosi investasi di media online yang masih belum jelas statusnya. Sehingga, pertumbuhan ekonomi NTB yang baik ini tidak terganggu oleh praktek investasi bodong yang merugikan masyarakat. Maka, program-program pencegahan oleh OJK, menjadi perlu untuk dilaksanakan. ‘’Hal ini merupakan tantangan bagi jajaran OJK,’’ kata Wagub NTB, H Muh Amin saat memberikan sambutan pada acara serah terima jabatan OJK NTB, di Hotel Grand Legi Mataram, Kamis (14/9).

TEKEN BERITA ACARA: Kepala OJK NTB yang baru, Farid Faletehan saat menandatangani berita acara serah teriama jabatan dengan Kepala OJK NTB yang lama, Yusri. (Foto: L Mandra Setiawan/Lomboktoday.co.id)

Kepala OJK NTB yang lama, Yusri digantikan oleh Kepala OJK NTB yang baru, Farid Faletehan. Dan Yusri dipercaya memegang amanah sebagai Deputi Direktur Pangawasan LJK pada Kantor OJK Provinsi Riau dan sebagai Plt Kepala OJK Provinsi Riau.

Wagub NTB, H Muh Amin menilai, praktek rentenir yang berkembang di masyarakat tidak hanya menghambat berkembangnya jasa keuangan di daerah. Namun juga merugikan masyarakat itu sendiri dengan kebijakan-kebijakan yang tidak sesuai hukum dan aturan perbankan. Karena itu, disamping mendorong OJK mencegah praktek rentenir tersebut, orang nomor dua di NTB itu mengajak masyarakat untuk menghindari praktek-praktek tersebut. ‘’Mari kita terus bersinergi dengan berbagai unsur yang ada di daerah ini. Agar jasa-jasa keuangan kita terus tumbuh dengan baik,’’ ajak Wagub.

Di hadapan anggota Komisioner OJK Pusat, Wagub NTB, H Muh Amin optimis kehadiran OJK yang bermitra dengan pemerintah akan memberikan dampak luas bagi kesejahteraan masyarakat. Karena, dengan pembinaan dan pengawasan intesif terhadap jasa keuangan oleh OJK, maka perekonomian masyarakat akan terus tumbuh dengan baik. Sehingga, angka-angka kemiskinan dapat diturunkan.

Selain itu, Wagub NTB mengucapkan terima kasih kepala OJK lama, Yusri atas dedikasi dan kerjasamanya dengan pemerintah selama kurang lebih lima tahun bertugas di NTB. Selama kepemimpinannya, menurut Wagub, telah banyak prestasi yang telah ditorehkan, khususnya membantu pemerintah meningkatkan perekonomian masyarakat. Kepada Kepala OJK NTB yang baru, Farid Faletehan, Wagub NTB mengucapkan selamat datang dengan harapan dapat terus melanjutkan kemitraan dengan pemerintah daerah dalam membangun daerah dan masyarakat.

Senada dengan Wagub, Anggota Dewan Komisioner OJK, Heru Kristiyana meminta jajaran OJK untuk terus meningkatkan kinerja, terutama bagaimana membangun kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah. ‘’OJK tentunya terus mendorong jasa keuangan NTB untuk terus berkembang dan tumbuh dengan baik,’’ katanya.

Apalagi, menurutnya, saat ini NTB mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat signifikan dibanding daerah-daerah lain. Maka, momentum ini, lanjutnya, harus dimanfaatkan OJK untuk menjaga kestabilan ekonomi yang ada.(wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *