Menjadi Pengusaha, Akhlaq Jadi Faktor Terpenting

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB, Hj Erica Zainul Majdi menyampaikan, menjadi pengusaha itu kompleks. Dimana, sikap mental dalam berwirausaha itu bukan sekadar sebagai sosok pekerja keras dan kreatif, tapi akhlaq menjadi faktor penting yang akan berbuah rezeki, disamping memanfaatkan sisi tekhnologi dengan bijak. Hal ini diungkapkan Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Hj Erica Zainul Majdi saat membuka Workshop Entrepreneur bersama Ria Miranda dan Pandu Rosadi, di Gedung Graha Bhakti Kantor Gubernur NTB, Jumat (15/9).

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB, Hj Erica Zainul Majdi memberikan sambutan saat membuka acara Workshop Entrepreneur, di Gedung Graha Bhakti Kantor Gubernur NTB, Jumat (15/9). (Foto: L Mandra Setiawan/Lomboktoday.co.id)

Di hadapan 150 orang peserta workshop yang berasal dari UKM binaan Dekranasda Provinsi NTB, DPD IWAPI NTB, Organisasi Hijabers NTB dan perwakilan mahasiswa/mahasiswi Politeknik Pariwisata Negeri Lombok, Hj Erica menyampaikan, kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi dengan semua kalangan, harus terus ditingkatkan. Hal itu akan mendatangkan kemudahan bagi pengusaha dalam memperluas jaringan bisnisnya.

Hj Erica menceritakan pengalamannya terkait sikap mental pengusaha di NTB yang memiliki personality yang sangat baik. Pandai menjaga privasi dan santun dalam melayani pembeli/konsumen, sehingga menjadi penilaian sangat positif bagi para konsumen. Hal itu tentu dapat membentuk citra positif, sehingga konsumen akan datang lagi dan menjadi pilihan utama bagi pembeli di luar daerah untuk berbelanja di NTB.

Dalam kesempatan workshop kali ini, Hj Erica yang didampingi Ketua BKOW Provinsi NTB, Hj Syamsiah Muh Amin, Ketua DWP Provinsi NTB, Hj Ikhsanti Komalarimbun Rosiady mengajak peserta workshop untuk memanfaatkan media sosial sebaik-baiknya untuk sesuatu yang bernilai manfaat tinggi, untuk industri kreatif dan pengembangan bisnis yang memiliki nilai ekonomi. ‘’Sayang sekali jika media sosial yang kita miliki ini hanya untuk menerima dan bahkan menyebarluaskan informasi yang belum tentu benar, yang besar nilai mudharatnya dibanding manfaaatnya,’’ kata Hj Erica.

Hj Erica juga menyampaikan, menjadi seorang pengusaha, khususnya berdagang merupakan salah satu profesi yang direkomendasikan oleh Rasulullah SAW. Karenanya, kehadiran Ria Miranda dan Pandu Rosadi sebagai narasumber tamu hari ini adalah wirausahawan industri kreatif fashion yang paling berhasil mengelola usahanya melalui medsos dan menjadi salah satu alternatif sumber ilmu dalam mengembangkan bisnis atau dagang. ‘’Semoga pertemuan ini menjadi majelis ilmu yang bermanfaat, yang berkah untuk kita semua dan untuk yang memberikan ilmunya,’’ ungkapnya.(wan)

Kirim Komentar

Leave a Reply