DPMD Lotim Bentuk Satgas Siskeudes

‘’Untuk Mencegah Penyalahgunaan Dana Desa’’

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID—Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lombok Timur membentuk Satuan Petugas (Satgas) Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) untuk meminimalisir penyalahgunaan dana desa (DD) yang dilakukan oleh para kepala desa dan perangkatnya.

POTONG PITA: Pjs Bupati Lotim, H Ahsanul Khalik saat memotong pita pada acara pembentukan Satgas Siskuedes di Lotim, Senin (26/3). (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

Peresmian pembentukan Satgas dan Sekretariat Siskuedes itu, dilakukan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lombok Timur, H Ahsanul Khalik, yang ditandai dengan pemotongan pita, Senin (26/3).

Hadir dalam kegiatan itu, Kapolres Lombok Timur, AKBP M Eka Fathurrahman, S.Ik, Dandim 1615/Lotim, Letkol Inf Agus Setiandar dan para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kades se-Lotim.

Pjs Bupati Lotim, H Ahsanul Khalik mengatakan, terbentuknya Satgas Siskeudes ini sangat baik untuk mengontrol dan mengawasi penggunaan dana desa (DD) yang ada, agar bisa dikelola dengan baik. Lebih-lebih sebelumnya dari pihak BPKP juga telah membentuk aplikasi Sistem Keungan Desa (Siskeudes) sesuai peratutan yang ada.

‘’Saya melihat Satgas Siskeudes yang kami bentuk ini, tentunya merupakan yang pertama kali ada di NTB, sehingga hal ini harus menjadi inovasi yang sangat bagus bagi kita,’’ kata Pjs Bupati Lotim, H Ahsanul Khalik.

Ahsanul meminta agar keberadaan Satgas Siskeudes ini betul-betul memberikan pendampingan terhadap desa. Jangan sampai Satgas Siskeudes ini bermain mata, dan berujung bermain di bawah tangan. Hal itu tidak boleh terjadi.

Sebab, jika hal itu sampai terjadi, maka pihaknya mempersilakan aparat penegak hukum untuk memberikan tindakan tegas sesuai perbuatan yang dilakukan, bila ditemukan ada yang melanggar. ‘’Jangan sekali-kali bermain mata, apalagi bermain di bawah tangan. Sebab, tentunya hal itu akan diproses secara hokum,’’ ungkapnya.

Karenanya, ia sangat mendukung baik untuk bisa dikembangkan sumber daya manusia (SDM)-nya. Bila masih mengalami kekurangan, agar dianggarkan nanti pada APBD Perubahan.

Bukti bahwa dana desa (DD) terdistribusi dengan baik ke masyarakat, itu bisa dilihat melalui Siskeudes tersebut. ‘’Kalau tidak sesuai, tentu Siskeudes akan menolak. Sehingga Good Goverment desa harus terus ditumbuh kembangkan,’’ ujanrya.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply