Wisatawan Cina Dominasi Kunjungan Wisata ke Rinjani

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID—Wisatawan asal Cina mendominasi kunjungan wisata ke Gunung Rinjani pada tahun 2018 ini. Buktinya, sejak dibukanya pendakian ke Gunung Rinjani pada 1 April 2018 lalu sampai saat ini, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) sebanyak 1.653 orang dan wisatawan Nusantara (Wisnus) sebanyak 1.368 orang. ‘’Dari sekian ribu jumlah kunjungan wisatawan asing ke Gunung Rinjani, sebagian besarnya berasal dari Cina,’’ kata Staf Pemungut PNBK TNGR Resort Sembalun, Joko Subiantoto kepada wartawan di kantornya, Rabu (18/4).

WISMAN: Para wisatawan mancanegara (Wisman) sedang membeli tiket masuk ke pendakian Gunung Rinjani di Kantor TNGR Resort Sembalun. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

Ia menjelaskan, pihaknya tidak mengetahui secara pasti kenapa wiastawan asia seperti Cina mendominasi tahun ini. Sedangkan tahun 2017 lalu, didominasi dari Malaysia dan Singapura. Bahkan juga ada yang dari Eropa, tapi jumlahnya sangat kecil.

Karenanya, diharapkan tahun ini kunjungan wisata dari Eropa bisa banyak. Apalagi dengan sudah ditetapkan kawasan Gunung Rinjani menjadi Geopark Dunia. Sehingga hal ini akan menjadi daya tarik atau pemikat tersendiri bagi kunjungan wisatawan mancanegara. ‘’Tahun kemarin jumlah kunjungan wisatawan mencapai 10 ribu orang dengan retribusi yang bisa ditarik mencapai Rp10 miliar selama setahun,’’ ungkapnya.

Selain itu, dalam pemberlakuan tiket masuk, mengacu kepada ketentuan yang sudah ada. Dimana, untuk wisatawan lokal dikenai tarif Rp5.000 per hari, kemudian ditambah dengan asuransi Rp 10 ribu dan untuk hari libur Rp7.000.

Untuk wisatawan asing, tarifnya Rp150 ribu per hari ditambah uang asuransi Rp10 ribu. Meski begitu, ada ketentuan baru untuk penarikan Rp300 ribu per trip, tapi masih sedang dibicarakan dengan pelaku wisata. ‘’Untuk penarikan Rp300 ribu per trip masih belum diberlakukan, karena masih dalam pembicaraan. Sebenarnya per 1 Januari 2018 lalu sudah diberlakukan,’’ ujarnya.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply