Dua Pemancing Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID—Setelah melalui pencarian yang keras, akhirnya tim SAR bersama masyarakat berhasil menemukan dua orang pemancing asal Masbagik, Lombok Timur, yang disapu ombak di Pantai Tanjung Beloam, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, dalam kondisi sudah meninggal dunia.

DITEMUKAN: Korban pemancing yang disapu ombak di Pantai Tanjung Beloam, akhirnya ditemukan oleh nelayan di Pantai Kaliantan. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

Yang pertama kali ditemukan adalah anak korban, Robi (14 tahun), sudah meninggal dunia dan mengapung di kawasan Pantai Tanjung Beloam, pada Rabu pagi (02/5). Kemudian disusul ayahnya, Sahban (60 tahun), ditemukan nelayan di kawasan Pantai Kaliantan, Kamis pagi (03/5).

Kapolres Lombok Timur, AKBP M Eka Fathurrahman, S.Ik saat dikonfirmasi membenarkan bila pihaknya telah menerima laporan mengenai penemuan dua orang pemancing asal Masbagik yang dihilang disapu ombak dalam kondisi sudah meninggal dunia. ‘’Yang paling pertama kali ditemukan adalah anaknya dalam kondisi sudah meninggal dunia, kemudian baru ayahnya dengan nasib yang sama,’’ kata Kapolres Lotim, AKBP M Eka Fathurrahman kepada wartawan di kantornya, Kamis (03/5).

Ia menjelaskan, semenjak kejadian pada Selasa (01/5) lalu, tim SAR gabungan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polri dan TNI serta masyarakat sekitar, berusaha keras mencari korban yang hilang itu. Tapi pada hari pertama tidak membuahkan hasil. Kemudian pada hari kedua dilanjutkan pencarian dan menemukan anak korban yang sudah meninggal dunia, dan langsung dievakuasi ke darat oleh tim SAR untuk dibawa ke rumah sakit guna dilakukan visum.

Setelah itu, jenazahnya diserahkan kepada pihak keluarganya. Sedangkan ayah korban, pada hari ketiga pencarian, justeru ditemukan oleh nelayan di kawasan Pantai Kaliantan dengan kondisi tubuh korban membengkak dan sudah mengeluarkan bau. Selanjutnya dievakuasi ke darat oleh warga dan langsung dibawa oleh petugas.

‘’Dengan meninggalnya ayah dan anaknya pada saat memancing itu, tentunya menjadi duka yang mendalam bagi keluarga korban, sehingga mudah-mudahan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,’’ ungkapnya.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply