Warisin dan Marzuki Mangkir dari Panggilan Panwaslu Lotim

‘’Kadis Perindag Penuhi Panggilan, Kadispora Menyusul’’

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID—Calon Bupati Lombok Timur, H Khaerul Warisin dan Ketua Pengurus Daerah (PD) NW Lotim, H Marzuki Adami mangkir dari pemanggilan Panwaslu Lotim, terkait laporan kasus kontrak politik yang sedang ditangani Panwaslu.

Kordiv HPP Panwaslu Lotim, Sahnam. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Lotim, H Teguh Sutriman memenuhi panggilan Panwaslu. Sedangkan Kadis Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Lotim, M Zaini, sudah diagendakan pemanggilannya menyusul. ‘’Pak Warisin dan H Marzuki tidak datang memenuhi panggilan kami untuk dilakukan klarifikasi. Sedangkan Kadis Perindag sudah datang melakukan klarifikasi,’’ kata Koordinator Divisi Hukum, Pengawasan dan Penindakan (HPP) Panwaslu Lotim, Sahnam kepada LOMBOKTODAY.CO.ID, di ruang kerjanya, Kamis (03/5).

Ia menjelaskan, untuk Cabup Lotim, H Khaerul Warisin selaku pihak pertama, pihaknya memang sudah melayangkan surat panggilan, termasuk panggilan kepada Ketua PD NW Lotim, H Marzuki, selaku pihak kedua yang ada dalam kontrak politik yang beredar di media sosial itu.

Itu setelah sebelumnya ia melakukan pemanggilan dan klarifikasi terhadap saksi-saksi yang ikut menandatangi kontrak politik tersebut. Tapi, dari Cabup Lotim, H Khaerul Warisin tidak datang, melainkan mengutus kuasa hukum atau timnya untuk hadir dalam pemanggilan itu. Mengingat yang bersangkutan (Warisin, Red) ada kegiatan lain, sehingga tidak bisa datang.

Sementara Ketua PD NW Lotim, H Marzuki Adami tidak hadir juga. Mengingat yang bersangkutan tidak ada permakluman atau keterangan, sehingga tidak memenuhi panggilan Panwaslu. Padahal dalam aturan yang ada, yang dipanggil harus hadir, tanpa harus berwakil. ‘’Kami akan agendakan kembali pemanggilan terhadap kedua orang itu untuk diminta klarifikasinya agar jelas persoalannya,’’ ungkapnya.

Pada hari ini juga, lanjut Sahnam, pihaknya telah melakukan memanggil Kadis Perindag Lotim, terkait postingan di profil WatshApp-nya terhadap salah satu Cagub NTB dan yang bersangkutan datang sendiri untuk melakukan klarifikasi sesuai surat panggilan tersebut.

Sementara untuk Kepala Dispora Lotim, M Zaini juga dipanggil terkait isi pidatonya di salah satu Ponpes di wilayah Pijot, Kecamatan Keruak, yang disinyalir menyebut salah satu Cabup Lotim.

Tidak hanya itu, Kepala Dispora Lotim juga sudah dilaporkan oleh masyarakat terkait hal tersebut. Karenanya, ia akan menindaklanjuti sesuai prosedur dan mekanisme yang ada. ‘’Sebelum Kepala Dispora dipanggil, kami juga akan memanggil Pimpinan Ponpes untuk dimintai klarifikasinya agar semua menjadi jelas dan terang benderang,’’ ujarnya.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply