Gubernur NTB Komit Hadirkan Industri untuk Kesejahteraan

Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumbawa, Rabu (23/1).

SUMBAWA, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah menegaskan komitmennya bersama Wakil Gubernur Hj Sitti Rohmi Djalillah untuk menghadirkan banyak industri di NTB. Tiada lain dan tiada bukan, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Komitmen itu disampaikan Gubernur Zul saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumbawa, Rabu (23/1).

Beberapa kegiatan yang dilakukan pada kesempatan kunjungan kerja kali ini, di antaranya; peletakan batu pertama pembangunan Samawa Farm dan penyerahan bantuan alat berat kepada Akademi Komunitas Olat Maras Sumbawa, di Kampus Universitas Teknologi Sumbawa (UTS).

Gubernur Zul yang pernah menjabat Anggota DPR RI tiga periode itu mengatakan kehadiran industri harus didukung oleh rasa aman bagi para investor.

Gubernur Zul yang juga Ketua Yayasan Dea Mas Sumbawa itu menjelaskan, kalau para investor banyak menghadirkan industri di NTB, anak-anak NTB tidak boleh menjadi penonton. ‘’Kalau banyak proyek besar yang akan hadir. Kita tidak lagi menjadi penonton. Malah banyak mendapatkan pekerjaan. Kalau ada pekerjaan, maka anak akan terjamin masa depannya, pendidikan dan kesehatannya,’’ katanya.

Gubernur Zul juga menjelaskan, perlunya keberanian untuk melakukan hal-hal besar. Serta tidak ada lagi masyarakat yang mengeluh. Namun, berani berbuat sesuatu untuk masa depan.

Gubernur Zul yakin, dengan hadirnya industri, para investor lain akan semakin banyak lagi yang menanam saham di NTB. ‘’Cara berfikir harus berubah,’’ ungkapnya di Kampus yang memiliki motto ‘’Grooming the Future Leaders’’ itu.

Sementara itu, Komisaris PT Samawa Gemilang Perkasa (Perkasa Group), yang mengahadirkan industri peternakan ayam di UTS itu menjelaskan, cita-cita besarnya di NTB. Yaitu menjadi bagian kemandirian bangsa yang dimulai dari NTB. ‘’Inilah yang menjadikan target kami, yaitu swasembada telur 5 tahun akan dating,’’ katanya.

Iya memberikan contoh peternakan ayam di Sulawesi Selatan. Menurutnya, di sana banyak sekali masyarakat yang berternak ayam. Meski sedikit, namun kepemilikannya masif.

Karena itu, ia berharap program tersebut dapat dicontoh oleh masyarakat NTB. Sehingga, dengan berternak ayam yang menghasilkan ribuan butir telur ayam, dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ‘’Terget kami, 7.200 butir telur per tahun di sini,’’ ungkapnya.

Pada acara tersebut, diserahkan juga 1.000 pohon mangga dari Dinas Pertanian Provinsi NTB kepada kampus UTS.(dra)

Kirim Komentar

Leave a Reply