Perahu Tabrak Kabel Listrik, 8 Penumpang Masuk Puskesmas

Salah seorang penumpang perahu yang terkena luka bakar.

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kasus kecelakaan laut terjadi di wilayah perairan Gili Re, Desa Paremas, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (10/2), sekitar pukul 12.00 Wita.

Di mana, kapal perahu milik Jahnam (48 tahun), warga Jor, Desa Jerowaru, menabrak kabel listrik tegangan tinggi yang menghubungkan arus listrik dari Gili Re ke Gili Kuri, Desa Paremas.

Akibat kejadian itu, delapan orang penumpang terkena setrum kabel listrik. Sedangkan satu di antaranya terpaksa harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selong karena mengalami luka bakar yang sangat parah setelah sebelumnya dirawat di Puskesmas Jerowaru. Kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Lombok Timur melalui Kapolsek Jerowaru, IPDA Abdul Rasyid saat dikonfirmasi membenarkan bila pihaknya telah menerima laporan mengenai perahu yang ditumpangi warga menabrak kabel listrik yang membentang di tengah laut.

Sehingga delapan orang menjadi korban akibat terkena setrum kabel yang ditabrak itu. Penumpangnya ada yang masih berumur satu tahun sampai dewasa. ’Memang benar ada perahu menabrak kabel listrik tegangan tinggi, dan delapan korban mengalami luka setrum akibat kejadian itu,’’ katanya.

Ia menuturkan, kejadiannya bermula perahu yang dikemudian Jasman menuju ke makam ziarah mengantarkan penumpang ke makam Tanjah-tanjah, Dusun Sunut, Desa Sekaroh, Jerowaru pada pagi hari. Dengan memuat penumpang sebanyak 10 orang.

Sementara kondisi air laut sedang surut pada saat datang ke makam tersebut.‎ Kemudian setelah kegiatan ziarah makam selesai rombongan pulang dengan melawati jalur yang sama saat kondisi air laut sedang pasang.

Saat tiba di antara Gili Re dan Gili Kuri, pengemudi perahu tidak memperhatikan salah satu kabel tegangan tinggi yang berjumlah empat buah membentang. Salah satu kabel sangat rendah dan menyentuh air laut. ‘’Akhirnya perahu menabrak kabel listrik tegangan tinggi itu yang mengakibatkan perahu menyangkut di kabel listrik dan sempat menyala dan bersentuhan dengan perahu,’’ ungkapnya.

Mantan Kanit Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Timur ini menjelaskan, melihat ada api membuat penumpang menjadi terperanjat. Apalagi dengan perahu dialiri aliran listrik dari kabel yang ditabrak. Sehingga membuat delapan penumpang terkena sengatan aliran listrik termasuk anak kecil. Maka seketika itu aliran listrik langsung terputus dan terjadi pemadangan listrik akibat terjadinya konslet.

‎Setelah itu, pengemudi yang juga pemilik perahu menghidupkan perahunya dan membawa penumpangnya ke dataran dengan bersandar di Teluk Jor. Kemudian korban dibawa ke Puskesmas Jerowaru guna mendapatkan pertolongan. ‘’Dari delapan orang yang kena luka bakar akibat di setrum itu, satu di antaranya harus dirujuk ke rumah sakit karena mengalami luka bakar yang sangat serius,’’ ungkapnya.(sr)

Kirim Komentar

Leave a Reply