Enam Instansi Canangkan Pembangunan Zona Integritas

 

Enam instansi di Lotim yang mencanangkan pembangunan zona integritas.

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Enam instansi di Kabupaten Lombok Timur mencanangkan pembangunan zona integritas, di pendopo bupati Lotim, Selasa (19/2). Pencanangan itu dalam rangka membangun Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Enam instansi tersebut, di antaranya; Pemerintah Daerah Lombok Timur beserta Polres Lombok Timur, Kejaksaan Negeri Selong, Pengadilan Negeri Selong, Pengadilan Agama Selong, dan Kantor Badan Pertanahan Lotim. Pencanangan itu dilakukan degan penandatangan fakta integritas.

Hal ini merupakan bentuk publikasi yang memberikan pesan bahwa, pimpinan dan jajarannya sepakat berkomitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM melalui birokrasi, khususnya pencegahan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Hadir dalam kegiatan itu, Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy bersama Wakil Bupati Lombok Timur, H Rumaksi SJ, Ketua Pengadilan Tinggi Agama NTB, Forkopimda beserta jajarannya, Ketua Pengadilan Agama Selong beserta jajarannya, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Timur beserta jajarannya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam acara ini, juga dibacakan ikrar oleh Bupati Lotim, diikuti Kapolres Lotim, Kepala Kejaksaan Negeri Lotim, Ketua Pengadilan Negeri Selong, Ketua Pengadilan Agama Selong dan Kepala BPN Lotim dan dilanjutkan dengan penandatanganan zona integritas serta penandatanganan kesepakatan bersama di bidang perdata dan Tata Usaha Negara (TUN).

Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy dalam sambutannya menyampaikan, ada dua substansi yang menonjol dalam acara ini, pertama; pencanangan terbagi menjadi dua yakni pencanangan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan pemcanangan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Sementara substansi kedua yaitu, penandatangan kesepakatan Pemda Lotim dan BPN Lotim, dengan Kejaksaan Negeri bidang perdata dan Tata Usaha Negara (TUN). ‘’Paling tidak ada tiga kata substansi yang perlu kita resapi bersama, yaitu ertama kata-kata integritas yang diartikan adalah kualitas kejujuran dan prinsip moral dalam diri seseorang yang dilakukan secara konsisten, dalam kehidupannya secara menyeluruh baik kata maupun perbuatannya,’’ katanya.

Manta Dandim 1615/Lotim menegaskan, seseorang dianggap berintegrasi minimal ada tujuh hal yang perlu diingat, yakni jujur dapat dipercaya, memiliki konsistensi dan merealisasikan kata jujur, bertanggung jawab, menepati ucapan, setia, menghargai waktu dan memiliki prinsip dalam menjalani kehidupannya.

Selanjutnya yang kedua, kata-kata bersih mengandung arti bebas dari kotoran, tidak keruh dan tidak ternoda. Dalam kaedah agama Islam adalah upaya manusia untuk memelihara diri dari segala hal yang kotor dan keji dalam rangka mewujudkan dan melestarikan kehidupan yang sehat dan nyaman. ‘’Lotim sendiri masih dalam pembenahan pada aspek pemerintahan. Data yang ada di Inspektorat, 81,56 persen temuan BPK telah ditindaklanjuti dan 43,12 persen temuan Inspektorat yang telah ditindaklanjuti,’’ ungkapnya.

Dengan kepatuhan ASN yang wajib menyerahkan LHKPN, kata Sukiman, hanya berjumlah 42,35 persen dari 328 orang yang wajib lapor. Ke depan dirinya berharap dengan dua kali mendapatkan WTP, seluruh jajaran pemerintahan di Kabupaten Lombok Timur agar lebih meningkatkan kinerja dan kepatuhan sebagai upaya memberikan pelayanan yang transparan dan akuntabel serta bersih dari KKN. ‘’Dirinya meminta kepada ASN yang belum menyerahkan atau melaporkan harta kekayaannya, hendaknya segera melaporkan sesuai ketentuan yang ada,’’ ujarnya.(sr)

Kirim Komentar

Leave a Reply