Sesuai Data BPJS, 60% Lebih Rakyat Lotim Masih Miskin

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Mengacu pada data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kabupaten Lombok Timur, tercatat 60% lebih rakyat di Lombok Timur tergolong miskin. Terbukti, berdasarkan relies yang disampaikan Kepala Cabang BPJS Lombok Timur, Ni Made Sukmayanti dalam kesempatan menggelar media gathering dengan sejumlah awak media di aula BPJS Lombok Timur Jumat (22/2) menyebutkan, dari 1,2 juta penduduk Lombok Timur, BPJS Lombok Timur telah membayar pertanggungan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS gratis dari pemerintah sebanyak 700 ribu lebih.

Kepala Cabang BPJS Lombok Timur, Ni Made Sukmayanti.

Dikatakan, peserta BPJS gratis tersebut adalah dari penduduk miskin. Menurut Sukmayanti yang baru beberapa bulan bertugas di Lotim ini, baginya angka tersebut tidak masalah karena pertanggungannya dari pemerintah meskipun dirinya tidak meyakini sebanyak itu jumlah penduduk miskin di bumi Patuh Karya ini.

Pihak BPJS sendiri justru menginginkan semua rakyat terdaftar melalui sistem BPJS miskin. ‘’Tak masalah semua rakyat terdaftar dalam BPJS miskin, asalkan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Bila perlu kita dorong pemerintah untuk daftarkan seluruh rakyatnya,’’ kata Sukmayanti.

Ditanya soal pengalihan cukai rokok untuk jaminan kesehatan, Sukmayanti mengakui bahwa cukai rokok di Lombok Timur mendapat kuota 30% untuk JKN. Dan dari kuota tersebut, baru terpakai 51.184 penduduk miskin yang terdaftar di BPJS dan masih ada sisa sekitar 15 ribu lebih yang belum terpakai. Untuk itu, pihaknya memberi kesempatan kepada rakyat yang kurang mampu untuk mendaftar BPJS, tapi hanya untuk pertanggungan kelas lll.

Terkait tonggakan BPJS Lotim kepada sejumlah Rumah Sakit atau Klinik penyelenggara BPJS, hingga kini masih tertonggak sekitar Rp19 miliar lebih.(kml)

Kirim Komentar

Leave a Reply