Beri Perhatian Lebih, Diyakini Suara Jokowi di NTB Bisa Naik

Relawan JoSmart NTB pose bersama usai deklarasi untuk memberikan dukungan kepada capres dan cawapres 01, Jokowi-Ma’ruf Amin di Lesehan Taliwang Kebon Radja Mataram, Sabtu (23/2).

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Meski pada Pilpres 2014 lalu, Provinsi NTB merupakan zona merah bagi pasangan Jokowi-JK, karena hanya mendapat 27,55 % suara. Meski demikian, Presiden Joko Widodo tetap memberikan perhatian yang lebih dan memperbanyak programnya di NTB. Sehingga, diyakini suara calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin pada Pilres 2019 ini akan bisa naik drastis dari suara Pilpres 2014 lalu.

‘’Ada beberapa faktor yang menyebabkan Jokowi-JK kalah pada saat itu; pertama, NTB sejak awal terbentuknya, pemerintahan di NTB dipimpin oleh sipil tentara dalam beberapa dekade dan NTB mayoritas agama Islam yang didominasi oleh pondok pesantren yang melahirkan gubernur dari golongan pesantren. Dua hal itu yang menjadi rival pasangan Jokowi-JK pada saat itu,’’ kata Koordinator JoSmart Provinsi NTB, Lalu M Iswadi Athar di sela-sela acara deklarasi dukungan relawan JoSmart NTB kepada capres dan cawapres 01, Jokowi-Ma’ruf Amin, di Lesehan Taliwan Kebon Radja Mataram, Sabtu (23/2).

Melihat kondisi perolehan suara pada Pilpres 2014 lalu, lanjut Iswadi, maka penting untuk memperbaiki strategi di NTB dalam membranding Jokowi pada Pilpres 2019 ini. Lebih-lebih Jokowi memberikan gaya kepemimpinan era milenial. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya program di NTB. Di antaranya, dengan menggenjot program pariwisata di NTB, yakni dengan membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort di Kuta, Lombok Tengah, meresmikan Pasar Amahami di Bima, Pulau Sumbawa dan menyerahkan 5.750 sertifikat kepada masyarakat se-Provinsi NTB.

‘’Ini menunjukkan bahwa pak Jokowi telah menjalankan tugasnya sebagai pemimpin Negara yang tidak membeda-bedakan, karena beliau sangat menyadari bahwa pemimpin merupakan pengayom bagi warga Negara. Itulah yang melatarbelakangi relawan Josmart NTB mendeklarasikan dukungannya kepada capres 01 Jokowi yang saat ini berpasangan dengan KH Ma’ruf Amin untuk melanjutkan kembali kepemimpinannya pada periode kedua,’’ ungkapnya.

Iswadi menjelaskan, JoSmart ini merupakan salah satu wadah dalam memenangkan Jokowi untuk maju kembali dalam Pilpres 2019. Selain itu, keberadaan JoSmart ini untuk menyosialisasikan program-program Presiden Jokowi ke tengah-tengah masyarakat. Karena, ada program dalam Nawa Cita yang kurang dipahami oleh masyarakat. Maka, kehadiran JoSmart ini menjadi katalisator dan dinamisator program dalam menyukseskan Jokowi menjadi Presiden RI, bermottokan ‘’Menebar Kebaikan-Membangun Kebersamaan’’.

Adapun deklarasi yang dihadiri oleh Koordinator JoSmart Indonesia Timur, Hedyadi Irzad itu bertujuan untuk mempererat silaturrahim antar relawan JoSmart kabupaten/kota dengan provinsi maupun pusat, melakukan konsolidasi relawan JoSmat se-NTB, mendengarkan arahan/intruksi untuk pergerakan pemenangan Jokowi di NTB, pembekalan strategi pemenangan dari pimpinan pusat relawan JoSmart kepada relawan JoSmart NTB.(sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply