Kemenag Lotim Bantah Ancam Madrasah

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Ratusan madrasah swasta mulai dari tingkat MI, MTs dan MA telah berakhir masa akreditasinya. Ada yang telah berakhir tahun ini, bahkan ada yang telah berakhir tahun lalu.

Untuk itu, Kementerian Agama (Kemenag) telah mengeluarkan edaran bagi madrasah yang telah berakhir masa akreditasinya agar mengikuti akreditasi tahun 2019 ini.

Edaran tersebut cukup membuat beberapa madrasah harus gencar melakukan berbagai persiapan, terutama persiapan sarana/prasarana.

Beredar informasi di kalangan madrasah swasta tentang adanya ancaman bahwa jika yang sudah berakhir masa akreditasinya kemudian tidak mengikuti akreditasinya tahun ini, diancam tidak mendapatkan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS). Issu tersebut membuat beberapa madrasah menjadi resah atas warning tersebut jika tidak ikut akreditasi.

Menanggapi issu tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lombok Timur, H Azharuddin yang ditemui Lombok Today (https://lomboktoday.co.id) di ruang kerjanya, Senin (4/3) membantah dengan tegas terkait ancaman itu. ”Tidak ada ancam mengancam. Pihak Kemenag tidak memiliki kewenangan untuk mewarning madrasah mau ikut akreditasi atau tidak,” katanya.

Dikatakannya, urusan akreditasi itu adalah urusan Badan Akreditasi Nasional (BAN). Kemenag hanya menyiapkan Assesor. “Antara urusan dana BOS dengan urusan akreditasi berbeda regulasinya,” ungkapnya.

Yang ada lanjut Kakan Kemenag, hanya saja bagi madrasah yang berakhir masa akreditasinya kemudian tidak akreditasi ulang, maka tidak lagi boleh menjadi penyelenggara ujian melainkan ujiannya harus bergabung ke madrasah yang telah terakreditasi lanjutan.(kml)

Kirim Komentar

Leave a Reply