Sunset dan Penyu Feeding di Kota Mataram

Wakil Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Mataram, Lalu M Iswadi Athar.

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Pengembangan wisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) harus terus dikembangkan, khususnya di Kota Mataram. Di pesisir pantai Kota Mataram, tepatnya di Pantai Mapak Indah.  Salah satu serpihan surga di Kota Mataram, terdapat pegiat wisata yang unik. Yang kini sedang mengembangkan Penyu Feeding.

‘’Penyu Feeding dilestarikan atas inisiatif salah seorang warga Kota Mataram, H Mahendra Irawan. Dan ini perlu kita apresiasi,’’ kata Wakil Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Mataram, Lalu M Iswadi Athar di Mataram, Selasa (5/3).

Sementara itu, owner Penyu Feeding, H Mahendra Irawan mengatakan, pihaknya mengembangkan pariwisata di Pantai Mapak Indah ini, karena ingin melihat pariwisata di kota ini maju. Mengingatnya suasana pantainya yang sangat indah. ‘’Satu hal yang menjadi ketertarikan saya melalui hobi yakni mengembangkan Penyu, yakni Penyu Lengkang,’’ katanya.

Adapun jumlah penyu yang sudah dilepas pra gempa bumi lalu sebanyak 600 ekor. Tapi pascagempa, penyu yang masih tersisa sebanyak 16 ekor ukuran 10 bulan. ‘’Penyu Lengkang merupakan salah satu spesies penyu langka di dunia, enam di Indonesia dan tujuhnya ada di luar negeri,’’ ungkapnya.

H Awan, begitu H Mahendra Irawan biasa disapa menuturkan, ia mengembangkan penyu ini mulai sejak awal 2016 lalu dan masih berjalan sampai sekarang. Selain Penyu Feeding, ia juga mengembangkan wisata kuliner ikan bakar dan kelapa muda yang fresh diambil dari kebun sendiri. Sedangkan ikannya bersumber dari para nelayan yang melaut di pagi hari.

‘’Insya Allah mengenai fasilitas dan atraksi, kami juga sedang menyiapkannya, di antaranya; bermain kano, ban karet dan fasilitas parkir, serta toilet yang kami bangun sendiri. Itu semua demi untuk pariwisata kita. Selain itu, di Pantai Mapak Indah ini, kita juga bisa menikmati sunset sore dengan panorama Gunung Agung,’ ‘ujarnya.(is)

Kirim Komentar

Leave a Reply