5 WNA Masuk DPT NTB Diinstruksikan Dicoret

Ketua KPU NTB, Suhardi Soud.

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB, Suhardi Soud telah menginstruksikan untuk mencoret lima (5) warga negara asing (WNA) yang masuk dalam daftar pemilih petap (DPT) di NTB.

‘’Saya sudah instruksikan untuk dicoret dari DPT 5 WNA itu, karena mereka tidak memenuhi syarat sebagai pemilih. Sebab, syarat menjadi pemilih itu adalah warga negara Indonesia (WNI) dan memiliki E-KTP,’’ kata Ketua KPU NTB, Suhardi Soud melalui keterangan pers, di Mataram, Kamis (7/3).

Berdasarkan data yang dikirim oleh KPU RI yang bersumber dari Kemendagri RI sebelumnya, kata Suhardi, ada sekitar 103 WNA yang masuk dalam DPT se-Indonesia. Tujuh di antaranya masuk dalam DPT di NTB. tapi, setelah diverifikasi faktual lapangan, hasilnya hanya lima WNA yang masuk dalam DPT. Dan lima WNA tersebut sudah diinstruksikan untuk dicoret dari DPT.

Adapun tujuh WNA yang dikirimkan oleh KPU RI ke KPU NTB untuk diverifikasi yakni; Guillaume Andre Marcel (WNA Prancis)/Kabupaten Lombok Barat, Rex Cummins (WNA Australia)/Kabupaten Lombok Barat, Hendrikus C.P. (WNA Belanda)/Kabupaten Lombok Barat, Panagiotis Xydias (WNA Yunani)/Kabupaten Dompu, Hiromi Kanno (WNA Jepang)/Kota Mataram. Sedangkan dua lainnya adalah WNI yakni M Ibrahim: (WNI)/Kabupaten Lombok Barat, dan Mahyuni (WNI)/Kota Mataram. ‘’Jadi, dari data yang dikirim itu hanya 5 WNA, dua lainnya adalah WNI,’’ ungkapnya.

Suhardi menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan masuknya WNA di DPT tersebut. Lantaran sudah masuk dalam DP4 atau hasil pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan oleh pantarlih. Seperti di Kota Mataram misalnya, menikah dengan WNI dan tinggal di Kota Mataram, juga sudah masuk dalam Kartu Keluarga (KK). ‘’Sudah difaktual langsung oleh teman-teman KPU Kabupaten Lombok Barat, Kota Mataram dan Kabupaten Dompu. Juga sudah dikoordinasikan dengan Dinas Dukcapil masing-masing,’’ ujarnya.(ar)

Kirim Komentar

Leave a Reply