HBK Gelar Pentas ke-IV Wayang Kulit Lalu Nasib di Desa Marong

Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, Haji Bambang Kristiono.

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gelaran pentas Wayang Kulit Lalu Nasib seri ke-IV akan dilangsungkan di lapangan Desa Marong, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, pada Sabtu (16/3), mulai pukul 20.00 Wita.

Kali ini, Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, Haji Bambang Kristiono yang kerap disapa HBK mengatakan, akan  mengangkat thema seputar Anti Money Politik dalam Pemilu 2019 yang damai dan bermartabat. Ini salah satu cara HBK mengajak partisipasi masyarakat desa dalam menyukseskan Pemilu 2019.

‘’Agar Pemilu (Pilpres dan Pileg) 2019 ini makin kuat legitimasinya, maka tingkat partisipasi masyarakat ke TPS untuk memilih harus semakin besar,’’ kata HBK.

HBK mengapresiasi penyelenggara Pemilu di NTB yang telah bekerja keras menyosialisasikan Pemilu serentak 2019 kepada para pemilih dengan mendorong tingkat partisipasi pemilih agar meningkat dibanding pemilu-pemilu sebelumnya.

‘’KPU, Bawaslu dan Polri di NTB patut diapresiasi, karena telah bekerja sesuai prosedur dan tupoksinya masing-masing dalam menyukseskan kampanye maupun gelaran pemilu serentak tanggal 17 April 2019 mendatang,’’ ungkapnya.

HBK menjelaskan, sebagai Caleg DPR RI, dirinya juga memiliki tanggung jawab moral agar Pemilu Legislatif (Pileg) di Dapil NTB II/Pulau Lombok ini benar-benar berlangsung secara adil dan damai dengan menjunjung tinggi kaidah-kaidah fair play.

‘’Pentas Wayang Kulit ini bisa dijadikan salah satu media untuk menyampaikan pesan-pesan edukatif kepada masyarakat, agar mereka antusias berbondong-bondong datang ke TPS pada tanggal 17 April mendatang, jangan ada yang golput (golongan putih). Selain itu, tentu saja mengampanyekan program pertanian, sebagai prioritas unggulan apabila saya, Insya Allah bisa mewakili masyarakat Pulau Lombok di gedung parlemen Senayan nanti,’’ ungkapnya.

Bagi HBK pentas seni Wayang Sasak ini masih menjadi media suluh yang sangat efektif bagi masyarakat-masyarakat yang ada di pedesaan. Pesan yang disampaikan oleh Ki Dalang Lalu Nasib melalui bahasa Sasak dengan joke-jokenya yang khas lebih mudah dipahami oleh rakyat di pedesaan.

‘’Setelah pentas di Desa Marong, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah ini, pentas Wayang Kulit HBK akan manggung di Kab Lombok Timur sebanyak dua kali, masing-masing di Kabupaten Lombok Timur bagian utara, dan Kabupaten Lombok Timur bagian selatan,’’ ujarnya.

HBK juga menyampaikan terima kasih serta penghormatan teramat dalam kepada pimpinan DPC Partai Gerindra maupun HBK Center di masing-masing kabupaten yang telah mendukung dan bekerjasama menyukseskan pentas Wayang Kulit Lalu Nasib ini.(sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply