Konten Video Penembakan di Selandia Baru Jangan Disebar

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu.

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemen Kominfo) mengimbau agar warganet dan masyarakat tidak menyebarluaskan atau memviralkan konten baik dalam bentuk foto, gambar, atau video yang berkaitan dengan aksi kekerasan berupa penembakan brutal yang terjadi di Selandia Baru.

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu mengatakan, pihaknya mendorong agar masyarakat memperhatikan dampak penyebaran konten berupa foto, gambar atau video yang dapat memberi oksigen bagi tujuan aksi kekerasan, yaitu membuat ketakutan di masyarakat.

‘’Konten video yang mengandung aksi kekerasan merupakan konten yang melanggar Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),’’ katanya melalui siaran pers No.58/HM/KOMINFO/03/2019, Jumat (15/3).

Kementerian Kominfo terus memantau dan mencari situs dan akun dengan menggunakan mesin AIS setiap dua jam sekali. Selain itu, Kementerian Kominfo juga bekerja sama dengan Polri untuk menelusuri akun-akun yang menyebarkan konten negatif berupa aksi kekerasan.

‘’Kami juga mendorong masyarakat untuk  melaporkan melalui aduankonten.id atau akun twitter @aduankonten, jika menemukenali keberadaan konten dalam situs atau media sosial mengenai aksi kekerasan atau penembakan brutal di Selandia Baru,’’ ungkapnya.(ar)

Kirim Komentar

Leave a Reply