Warga Maringkik Tolak Disebut Zona Rawan

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kapolres Lombok Timur AKBP Ida Bagus Md Winarta dalam keterangan Persnya kepada sejumlah wartawan usai memimpin apel gelar pasukan pengamanan Pemilu 2019 di lapangan Mapolres Lotim Jumat (22/3) menguraikan beberapa zona rawan wilayah selatan, tengah dan utara Lombok Timur.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Ida Bagus Md Winarta.

Salah satu yang disebutnya yaitu desa di tengah laut Desa Maringkik, Kecamatan Keruak. Secara spesifik Kapolres tidak menyebut alasan kuat Pulau Maringkik masuk dalam daftar desa zona rawan. Hanya saja beralasan karena Maringkik adalah sebuah desa di tengah laut yang menurutnya akan menghadapi banyak kendala dalam pengendalian situasi jika terjadi gangguan baik dimasa tenang hingga puncak penyelenggaraan Pemilu nanti.

Menanggapi pernyataan Kapolres yang menyebut Maringkik masuk zona rawan, langsung mendapat penolakan dari Moh Amin, salah seorang tokoh masyarakat yang juga sehari-hari berprofesi sebagai jurnalis.

Dengan tegas Muh Amin tidak terima desanya masuk zona rawan. ‘’Kami tidak terima desa kami disebut rawan. Desa kami sangat kondusif setiap kali ada gelaran pemilihan apapun tak pernah ada gangguan apapun,’’ kata Amin.

Amin menambahkan, masyarakat desa Maringkik adalah masyarakat yang lugu tak banyak cingcong dan besahaja. Jadi pernyataan Kapolres itu dinilainya mengada-ada. ‘’Lihat saja buktinya selama masa kampanye ini situasi di Maringkik adem-adem saja. Tak ada riak-riak sekecil apapun kecuali riak gelombang di pantai,’’ cetus Amin berseloroh.(Kml)

 

Kirim Komentar

Leave a Reply