Beruntung KPUD Lotim Intens Kawal Parpol

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Seperti logat orang melayu ‘’nasib baik tak beperkare’’. Itulah penggalan kalimat yang pas untuk disandarkan kepada semua parpol di Lombok Timur, sehingga Lombok Timur menjadi zona aman tidak masuk dalam daftar daerah tercoretnya 11 parpol dalam Pileg tingkat daerah seperti yang direalase KPU RI baru-baru ini.

Devisi Sosialisasi KPUD Lotim, Taharuddin.

Devisi Sosialisasi KPUD Lotim, Taharuddin kepada Lombok Today (https://lomboktoday.co.id), di ruang kerjanya, Selasa (26/3) mengatakan, Lombok Timur hususnya dan NTB pada umumnya tidak termasuk daerah yang terkena blacklist parpol oleh KPU RI. ‘’Alhamdulillah, Lombok Timur aman untuk semua parpol,’’ kata Taharudin.

Menurutnya, pihak KPUD Lotim sangat intens mengawal dan banyak mengingatkan pengurus cabang semua parpol dalam melengkapi semua jenis berkas persyaratan sebagai peserta Pemilu, baik di masa verifikasi hingga tahapan penyempurnaan dokumen sampai deadline penyampaian laporan dana kampanye, baik individu caleg maupun masing-masing parpol.

‘’Kami tidak ingin ada masalah dalam setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Lombok Timur, sehingga kami tidak pernah luput membantu rekan-rekan parpol agar semua lengkap. Alhamdulillah semua berjalan dengan baik dan teman-teman dari parpol juga tidak ada yang lalai walaupun ada beberapa parpol yang belakangan ditetapkan oleh pusat seperti PKPI,” tutur Taharuddin yang juga wartawan senior itu.

Secara terpisah, Ketua DPC PKPI Lotim, As’atul Anwar yang dihubungi via phonesel mengaku banyak berterima kasih atas kerja sama yang baik dengan pihak KPUD Lotim yang begitu intens mengawal semua parpol selama mengurus kelengkapan Parpol peserta Pemilu di tingkat Kabupaten.

As’atul Anwar juga mengaku dirinya selaku ketua DPC PKPI bersikap tegas kepada semua calegnya baik caleg kabupaten maupun propinsi agar tidak boleh ada persyaratan apapun yang dilalaikan terutama yang bersifat administratif. ‘’Kami tegas kepada semua caleg kami agar tidak boleh melalaikan melengkapi semua dokumen sehingga PKPI Lotim tidak kena diskualifikasi,’’ katanya.

Sebagaimana realase KPU RI, PKPI masuk dalam daftar parpol yang terbanyak terkena diskualifikasi setelah PSI yakni diskualifikasi pada 90 kabupaten, 16 kota pada 24 provinsi se-Indonesia.

‘’Wajar PKPI termasuk banyak daerah terkena dis karena parpol paling ahir dinyatakan lulus ikut Pemilu, namun beruntung di daerah NTB tidak ada,’’ ungkapnya.(Kml)

Kirim Komentar

Leave a Reply