Wagub NTB: Turun Animo Anak-Anak Muda di NTB Untuk Belajar Bidang Pertanian

Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah.

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah meresmikan tiga gedung penunjang belajar dalam meningkatkan ilmu pengetahuan dan kreativitas siswa Sekolah Menengah Kejuruan Pendidikan Pertanian (SMKPP) Negeri Mataram.

Ketiga gedung itu adalah Gedung Technopark Dewi Sri, Gedung Asrama Siswa Oryza Sativa SMKPP Negeri dan Gedung Asrama  Gili Nanggu Balai Pelatihan Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Rabu (27/3).

Wagub Rohmi dalam sambutannya mengatakan, sektor pertanian merupakan salah satu yang menjadi andalan Provinsi NTB, dan dari waktu ke waktu tidak bisa bergeser karena hal ini infeknya besar bagi pertumbuhan ekonomi di NTB.

Menurut Wagub Rohmi, yang perlu menjadi perhatian bersama saat ini adalah turunnya animo anak-anak muda di NTB untuk belajar dan menggeluti bidang pertanian. Hal itu disebabkan karena pertanian masih dianggap sebagai profesi yang tidak menjanjikan.

‘’Padahal kalau kita serius dalam pertanian tidak ada kata rugi, kalau kita paham dan mengerti teknologi pertanian tersebut, maka pertanian lebih menjanjikan dari profesi lainnya,’’ kata Wagub Rohmi.

Untuk itu, keberadaan SMKPP Negeri Mataram ini, dengan segala fasilitas penunjang yang ada, diharapkan akan menjadi salah satu sarana untuk membangkitkan kembali animo generasi muda di NTB dalam mempelajari ilmu dan menggeluti sektor pertanian.

‘’Animo anak muda NTB menggeluti bidang pertanian harus ditingkatkan. Tidak boleh setengah-setengah dalam pertanian, dan perlu menjadi pertanyaan kenapa animo anak muda NTB dalam pertanian turun,’’ ungkapnya.

Oleh karena itu, perlu pembenahan terhadap sistem pembelajaran. Dan sistem belajar juga harus sesuai dengan kemajuan dan perkembangan teknologi di era 4.0 saat ini. Khususnya kemajuan teknologi ponsel, harus bisa dimanfaatkan sebagai sarana menunjang pembelajaran melalui informasi teknologi yang ada.

Wagub Rohmi juga mengingatkan agar managemen SMKPP juga harus terus dibenahi. Ia berharap apa yang menjadi kekukarangan harus terus dikoreksi dan dibenahi.

Karena dengan keberadaan gedung penunjang fasilitas pembelajaran saat ini, diharapkan mampu dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam peningkatan produktivitas dan kreativitas SDM di SMKPP di masa depan. ‘’Fasilitas ini mari kita manfaat sebaik-baiknya, khususnya management dan lingkungan harus ditata dengan baik dan asri,’’ ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Husnul Fauzi dalam laporannya mengatakan, SMKPP sebagai salah satu UPTD di bawah di bawah Dinas Petanian dan Perkenunan memiliki 728 siswa, dengan 8 kompetensi keahlian.

Ia juga berharap dengan adanya tiga gedung yang diresmikan, dengan anggaran DAK sebesar Rp5,1 miliar ini, akan mampu menunjang proses pembelajaran di SMKPP tersebut.

Ia menjelaskan, saat ini SMKPP membutuhkan tenaga-tenaga pendidik yang berkompetensi. Hal itu untuk menyiapkan lulusan-lulusan yang kompeten dan siap kerja. ‘’Dengan keberadaan gedung asrama ini, diharapkan mampu menampung siswa SMKPP sesuai target yakni 20 persen. Di mana saat ini hanya mampu menampung 180 siswa saja,’’ ungkapnya.(dra)

Kirim Komentar

Leave a Reply