Wagub Buka DTM Round III Survey Kebutuhan Percepatan Recovery Gempa NTB

Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah saat membuka training sekaligus melepas enumerator dalam rangka tracking matrix (DTM) Round III Survey kebutuhan percepatan recovery gempa NTB di Graha Bhakti Praja Mataram, Kamis (28/3).

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Seorang enumerator haruslah memiliki kemampuan dasar bertanya dan mendengar yang baik serta mencacat secara rapi. Tentunya, pembekalan atau pelatihan perlu diikutkan apabila seseorang ingin menjadi enumerator. Hal ini menjadi penting, agar survey dan data yang dihasilkan dapat menjadi salah satu acuan pemerintah dalam mengambil kebijakan.

‘’Survey adalah salah satu ikhtiar kita untuk turun langsung ke lapangan dan mendapatkan data valid dan konkret, sehingga pemerintah bisa mengambil langkah-langkah ke depannya lebih objektif,’’ kata Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah di hadapan 400-an peserta yang hadir pada acara pembukaan training sekaligus melepas enumerator dalam rangka tracking matrix (DTM) Round III Survey kebutuhan percepatan recovery gempa NTB di Graha Bhakti Praja Mataram, Kamis (28/3).

Wagub Rohmi juga mengingatkan bahwa banyak hikmah di balik musibah gempa ini. ‘’Kita berada di daerah ring of fire, namun di sisi lain daerah kita sangat subur. Ini adalah tentang bagaimana kita bisa berdamai dengan daerah rawan gempa, musibah kemarin memang banyak hikmahnya,’’ ungkapnya.

Setelah gempa, masyarakat kini paham untuk membangun bangunan yang tahan dari gempa. Artinya, harus mengutamakan strukturnya, bukan saja tampilan fisiknya. ‘’NTB memang daerah yang rawan gempa, namun banyak daerah lain yang lebih rawan akan gempa. Hampir seluruh wilayah Indonesia rawan gempa. Apalagi jika kita bandingkan dengan negara Jepang, tingkat kerawanan gempa kita tidak setinggi dan serawan mereka,’’ ujarnya.

Karenanya, Wagub Rohmi mengajak hadirin agar senantiasa menjaga kelestarian lingkungan. ‘’Dalam menghadapi bencana, kita harus siap. Begitu juga dengan lingkungan, harus kita perhatikan lingkungan ini adalah kebutuhan kita, bukan kewajiban,’’ jelasnya sembari mengatakan, bagaimana kita menjaga lingkungan kita tetap hijau, pengelolaan sampah kita lakukan dengan baik. NTB harus bersih dan hijau. NTB harus indah, aman dan lestari.

Wagub Rohmi juga menyinggung program NTB Zero Waste. NTB Zero Waste adalah NTB bersih. ‘’Dengan NTB Zero Waste kita akan merubah persepsi bahwa sampah bukanlah musibah, namun sumber daya dan berkah. Ini adalah tanggung jawab kita semua,’’ pungkasnya.(dra)

Kirim Komentar

Leave a Reply