Waduh! Batu Payung Runtuh Diterjang Ombak

Batu Payung kini tinggal kenangan, karena sudah runtuh diterjang ombak.

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.CO.ID – Batu Payung, salah satu ikon wisata yang berada di wilayah pantai Aan, Kuta, Kabupaten Lombok Tengah dikabarkan runtuh dihempas ombak pada Ahad malam (31/3), sekitar pukul 22.00 Wita. Disebut Batu Payung karena di lokasi yang berada ujung deretan perbukitan sisi kiri pantai Tanjung Aan itu terdapat batu besar bentuknya unik menyerupai payung.

Saking besarnya, batu tersebut mampu ‘memayungi’ siapa saja yang berlindung dari teriknya matahari. Bahkan selama ini, Batu Payung sering dijadikan sebagai objek foto oleh wisatawan. Sehingga wajar tempat tersebut menjadi salah satu destinasi favorit bagi para wisatawan domestik dan macanegara, lantaran keindahan pantainya yang eksotis sekaligus tempat yang tepat untuk menyaksikan indahnya matahari terbit.

Meski  Batu Payung itu sudah runtuh, namun diharapkan wisatawan yang berkunjung tidak berkurang. Mengingat masih banyak destinasi wisata yang bisa dinikmati, seperti; Pantai Aan, Pantai Gerupuk, Gili Pasir, Goa Kelelawar, Bukit Merese, Pantai Seger, Kuta dan masih banyak lagi tempat lain yang masih alami.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah, HL Putria meyakini runtuhnya Batu Payung itu tidak akan mempengaruhi kunjungan pariwisata di daerah ini. Sebab, di Lombok Tengah masih banyak obyek wisata lain yang bisa dikunjungi wisatawan.

Walau demikian, ia akan berupaya menyatukan kembali reruntuhan Batu Payung tersebut. Di mana, anggaran pemugaran akan diajukan melalui APBD Perubahan 2019. ‘’Serpihan Batu Payung yang sudah ambruk itu, bisa kita satukan kembali seperti semula. Karena memang runtuhnya tidak terlalu parah. Jadi, bisa disatukan kembali dengan teknis sambung atau temple,’’ kat Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah, HL Putria saat dihubungi, Selasa (2/4).(sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply